FINANCE 24 JAM - Apakah stok BBM Indonesia benar-benar aman di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus berubah?
Mengapa pemerintah justru mendorong pembatasan konsumsi wajar BBM ketika harga energi dunia masih berfluktuasi tajam saat ini?
Pemerintah Pastikan Stok Energi Nasional Aman di Tengah Tekanan Global
Pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak nasional dalam kondisi aman sebagai bagian strategi menjaga stabilitas ekonomi menghadapi dinamika global yang terus berkembang.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kondisi fundamental ekonomi nasional tetap terjaga sehingga masyarakat diminta tidak bereaksi berlebihan terhadap isu energi.
Ia menyebut pemerintah justru memanfaatkan momentum global untuk mendorong transformasi budaya kerja yang lebih efisien dan hemat energi.
"Pemerintah mengajak masyarakat tetap produktif dan mendukung efisiensi melalui pembelian BBM secara wajar menggunakan barcode MyPertamina," kata Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Tragedi Pasukan Garuda di Lebanon, Tiga Prajurit TNI Gugur Saat Jalankan Mandat Perdamaian PBB
Pengaturan Pembelian BBM MyPertamina untuk Jaga Distribusi Energi Adil Nasional
Pemerintah menerapkan pengaturan pembelian BBM melalui sistem barcode MyPertamina guna memastikan distribusi energi berjalan merata dan tepat sasaran.
Melalui kebijakan tersebut, pembelian BBM kendaraan pribadi dibatasi hingga 50 liter per hari atau disesuaikan kapasitas tangki kendaraan.
Kebijakan ini tidak berlaku bagi kendaraan logistik dan transportasi umum karena berperan menjaga rantai pasok ekonomi nasional.
Langkah ini juga menjadi bagian pengawasan distribusi energi agar tetap stabil tanpa mengganggu aktivitas produktif masyarakat.
Pemerintah Tegaskan Harga BBM Nasional Belum Mengalami Penyesuaian Tahun Ini
Pemerintah memastikan belum ada perubahan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat.