FINANCE 24 JAM - Apakah kinerja BUMN Indonesia akan berubah setelah seluruh perusahaan dievaluasi secara menyeluruh?
Mampukah langkah konsolidasi Danantara meningkatkan laba, arus kas, dan kontribusi dividen bagi negara?
Danantara Mulai Konsolidasi Strategis untuk Meningkatkan Kinerja Korporasi BUMN
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mulai mengkaji seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara sebagai bagian dari strategi konsolidasi manajemen.
Baca Juga: MBG Jadi Program Prioritas Nasional, Gus Miftah Soroti Tantangan Pengelolaan di Lapangan
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat fundamental bisnis sekaligus memastikan pengelolaan aset negara berjalan transparan dan berorientasi jangka panjang.
Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menegaskan evaluasi ini merupakan mandat strategis bagi pengelolaan portofolio BUMN.
“Sebagai manajemen baru dan pemegang mandat pengelolaan aset negara, Danantara Indonesia berkewajiban melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kualitas aset, kebijakan akuntansi, serta disiplin tata kelola,” ujar Rohan dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).
Governance Reset Dilakukan untuk Memperkuat Neraca Keuangan Perusahaan BUMN
Proses evaluasi dilakukan melalui entitas holding operasional Danantara Asset Management yang mengkaji berbagai aspek penting perusahaan.
Peninjauan meliputi kebijakan akuntansi, kualitas pencatatan aset, serta sistem manajemen risiko yang diterapkan di setiap korporasi BUMN.
Menurut Rohan, langkah ini merupakan bagian dari governance reset untuk memperkuat fondasi keuangan perusahaan negara.
Baca Juga: Stok BBM Indonesia Hanya 20 Hari Saat Krisis Selat Hormuz, Seberapa Kuat Ketahanan Energi Nasional
“Governance reset ini adalah langkah penguatan fondasi agar neraca perusahaan mencerminkan kondisi yang aktual, prudent, dan kredibel,” kata Rohan.
Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan akuntabilitas serta memperbaiki kualitas laporan keuangan perusahaan BUMN.
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Rekayasa Perdagangan Saham BEBS Dorong OJK Tingkatkan Pengawasan Industri
Nuklir Prancis untuk Eropa Jadi Sorotan Global di Tengah Ketidakpastian Komitmen Keamanan AS
Bahlil Tegaskan Prioritaskan Kepentingan Negara dalam Negosiasi Perpanjangan Kontrak Blok
Strategi Prabowo Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Energi dan Ketahanan Pangan
Presiden Prabowo Instruksikan Reformasi Cadangan Energi, Pemerintah Bangun Storage BBM Nasional Baru
Agreement on Reciprocal Trade Indonesia - AS Dinilai Kompleks Usai MA Batalkan Tarif Liberation Day Resmi
Serangan Drone Kilan Fujairah Picu Krisis Energi Baru, Indonesia Pertimbangkan Impor Migas dari AS
Langkah Besar Energi, Presiden Prabowo Dorong PLTS Nasional, Kendaraan Listrik, dan Kompor Listrik
Kasus Manipulasi IPO Terkuak, OJK dan Bareskrim Polri Selidiki Dugaan Pelanggaran Pasar Modal Libatkan Sekuritas
Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Lebaran Meski Harga Minyak Berfluktuasi