nasional

Dialog Prabowo dan Richard Marles Bahas Stabilitas Kawasan dan Masa Depan Kerja Sama Pertahanan

Jumat, 13 Maret 2026 | 10:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyambut Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles dalam pertemuan bilateral membahas stabilitas Indo Pasifik dan kerja sama pertahanan. (Dok. Bakom RI)

FINANCE 24 JAM - Seberapa penting pertemuan Prabowo dan pejabat tinggi Australia bagi masa depan kerja sama strategis kedua negara?

Apakah dialog ini membuka peluang baru bagi kolaborasi pertahanan dan ekonomi bilateral?

Prabowo Terima Kunjungan Wakil Perdana Menteri Australia Bahas Kemitraan Strategis

Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Australia Richard Marles di Kertanegara Jakarta pada Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Ekonomi Dinilai Tahan Tekanan Global, Menkeu Purbaya Paparkan Data Indikator Kuat Awal Tahun 2026

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral Indonesia Australia yang memiliki nilai strategis dalam kerja sama kawasan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyebut dialog ini mencerminkan komitmen kedua negara menjaga hubungan kuat melalui komunikasi tingkat tinggi berkelanjutan.

Dialog Hangat Bahas Peluang Kolaborasi Pertahanan Ekonomi dan Stabilitas Regional

Pertemuan membahas peluang pengembangan kerja sama pertahanan serta potensi kolaborasi di sektor lain yang saling menguntungkan kedua negara.

Baca Juga: Stok Beras Pemerintah Naik Pesat, BULOG Targetkan Cadangan Nasional Hingga 5 Juta Ton Akhir Maret

Sugiono menjelaskan komunikasi bilateral menjadi penting dalam merespons dinamika global termasuk ketahanan kawasan dan stabilitas geopolitik regional.

Pertukaran pandangan juga menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi kemitraan strategis komprehensif yang telah dibangun kedua negara selama bertahun-tahun.

Indonesia Australia Perkuat Hubungan Melalui Komunikasi Intensif Antar Pejabat Tinggi

Pertemuan ini merupakan kelanjutan komunikasi bilateral yang sebelumnya juga dilakukan dalam berbagai forum kerja sama internasional dan regional.

Baca Juga: Kontroversi Impor Mobil Operasional Koperasi Desa, DPR Minta Lakukan Evaluasi Dampak Industri Otomotif

Menurut data Kementerian Luar (Kememĺu) Negeri Australia menjadi salah satu mitra penting Indonesia dalam kerja sama pertahanan dan pendidikan militer.

Sugiono menegaskan hubungan bilateral yang kuat akan memberikan manfaat bagi stabilitas kawasan serta mendukung kepentingan strategis kedua negara.

Halaman:

Tags

Terkini