ekonomi

Ketahanan Energi Diperkuat, Pertamina Jaga Stok BBM dan LPG Hingga Lebaran Idulfitri 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 | 10:00 WIB
Aktivitas mobil tangki BBM milik korporasi Pertamina saat distribusi energi nasional yang dipantau melalui Pertamina Digital Hub menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. (Dok. esdm.go.id)

Sistem ini memungkinkan perusahaan memprediksi waktu kedatangan pasokan dan mengatur jadwal produksi kilang secara lebih efisien.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman Meski 2 Kapal Minyak Indonesia Bersandar di Selat Hormuz

Teknologi Monitoring Distribusi BBM Hingga Stok di SPBU Nasional

Teknologi digital juga digunakan untuk memantau distribusi BBM dari depot hingga stasiun pengisian bahan bakar umum.

Pertamina mampu memonitor pergerakan mobil tangki yang mengangkut BBM menuju SPBU di berbagai daerah.

Sistem tersebut juga dapat menampilkan data stok BBM di setiap SPBU sehingga potensi kekurangan pasokan dapat diketahui lebih cepat.

.Baca Juga: Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi Nasional, Cadangan BBM Aman untuk 20 Hari Saja

Dengan data yang terintegrasi, perusahaan dapat segera melakukan penyesuaian distribusi ketika terjadi peningkatan konsumsi di wilayah tertentu.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi digitalisasi Pertamina dalam memperkuat sistem logistik energi nasional.

Antisipasi Risiko Global Dan Cuaca Ekstrem Terhadap Rantai Pasok Energi

Penggunaan sistem digital terpadu juga membantu perusahaan mengantisipasi berbagai risiko terhadap rantai pasok energi.

Baca Juga: Dugaan Insider Trading Dan Wash Sale Diselidiki, OJK Bersama Bareskrim Geledah Kantor Sekuritas PT MASI

Risiko tersebut dapat berasal dari lonjakan permintaan energi, gangguan cuaca ekstrem, hingga dinamika geopolitik global.

“Acuan cadangan pemerintah menjadi ambang batas pengamanan yang harus selalu dipertahankan,” kata Muhammad Baron dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).

Ia menegaskan bahwa selama distribusi dan suplai berjalan normal, cadangan energi nasional akan terus dijaga di atas batas minimum.

Baca Juga: Menteri ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Aman Hingga Lebaran Meski Gejolak Harga Minyak Dunia Meningkat

“Melalui satu dashboard terpadu, Pertamina dapat mengidentifikasi pergerakan konsumsi BBM dan LPG di setiap wilayah,” ujar Muhammad Baron.

Halaman:

Tags

Terkini