ekonomi

Indonesia Masuk BRICS, Putin Soroti Peluang Baru Kerja Sama Ekonomi Strategis Dengan Rusia dan Global

Selasa, 14 April 2026 | 09:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin membahas peluang kerja sama ekonomi setelah Indonesia resmi bergabung BRICS 2025 (Dok. Bakom RI)

Prabowo Soroti Peran Rusia dalam Stabilitas Geopolitik Global

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap keanggotaan Indonesia di BRICS yang dinilai mempercepat integrasi ekonomi global Indonesia.

Baca Juga: Kemenkeu Percepat Reformasi Pajak Lewat Mutasi Pegawai dan Penegakan Hukum Tanpa Kompromi

Prabowo menilai Rusia memainkan peran positif dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang penuh ketidakpastian, termasuk dalam menjaga stabilitas kawasan.

Ia mengatakan pentingnya konsultasi intensif antarnegara untuk merespons perubahan global, khususnya dalam memperkuat kerja sama ekonomi dan energi strategis.

Latar Belakang BRICS dan Arah Baru Diplomasi Ekonomi Indonesia

BRICS selama ini dikenal sebagai blok ekonomi negara berkembang yang mendorong alternatif sistem ekonomi global di luar dominasi Barat.

Baca Juga: Rotasi Pimpinan DJP dan Bea Cukai Jadi Langkah Strategis Kemenkeu Perkuat Pengawasan Internal

Bergabungnya Indonesia pada 2025 menandai langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pasar, investasi, dan kerja sama multilateral.

Sejumlah laporan media sebelumnya menyebutkan bahwa keanggotaan BRICS menjadi bagian dari strategi diversifikasi mitra dagang Indonesia di tengah ketegangan geopolitik global.****

Halaman:

Tags

Terkini