nasional

Prabowo Terima Anwar Ibrahim, Bahas Stabilitas Kawasan ASEAN Hadapi Geopolitik dan Ketidakpastian Ekonomi

Rabu, 1 April 2026 | 21:20 WIB
Presiden Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim. Pertemuan Indonesia Malaysia fokus membahas jalur perdagangan global termasuk Selat Hormuz yang vital bagi distribusi energi dunia. (Dok. Bakim RI)

Sebagai latar belakang, media internasional seperti Reuters sebelumnya melaporkan konflik Asia Barat berdampak pada volatilitas harga energi global.

Baca Juga: Harga Pertalite dan Pertamax Tetap April 2026, Bagaimana Dampaknya Bagi Pengeluaran Pekerja Produktif Saat Ini

Diplomasi Damai Jadi Strategi Utama Menjaga Stabilitas Ekonomi Kawasan Regional

Indonesia dan Malaysia sepakat mendorong penyelesaian konflik melalui diplomasi damai serta dialog internasional.

Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi warga sipil serta menjaga stabilitas ekonomi global.

Malaysia juga aktif berkomunikasi dengan pemimpin dunia untuk menyelaraskan respons terhadap dampak konflik internasional.

Baca Juga: Kebijakan Efisiensi Belanja Negara Dipercepat Pemerintah Demi Stabilitas Fiskal dan Pertumbuhan Ekonomi

“Malaysia kekal dengan pendirian tegas menolak keganasan dan menggesa semua pihak kembali kepada jalan damai,” kata Anwar Ibrahim.

Pendekatan diplomasi damai menjadi strategi utama kedua negara dalam menjaga stabilitas kawasan.

Stabilitas Jalur Perdagangan Global Jadi Perhatian Utama Kedua Negara Serumpun

Dalam pertemuan tersebut, stabilitas jalur perdagangan global menjadi perhatian penting kedua negara.

Baca Juga: Harga BBM Tidak Naik: Pemerintah Terapkan B50 dan Atur Pembelian MyPertamina, Ini Tujuan Kebijakan Energi

Selat Hormuz disebut sebagai jalur strategis yang harus dijaga demi kelancaran rantai pasok global.

Gangguan jalur perdagangan dapat berdampak pada harga energi serta inflasi global menurut sejumlah laporan ekonomi internasional.

“Kelangsungan rantaian bekalan global termasuk laluan perdagangan strategik mesti dipastikan tidak terjejas,” ujar Anwar Ibrahim.

Baca Juga: Optimisme Purbaya Soal Stabilitas Fiskal Indonesia Jadi Sinyal Positif Bagi Investor dan Pelaku Pasar

Kerja sama Indonesia dan Malaysia dinilai penting menjaga stabilitas perdagangan kawasan Asia Tenggara.****

Halaman:

Tags

Terkini