• Sabtu, 18 April 2026

Gas Karbon Monoksida Renggut 11 Nyawa Gurandil di Pongkor, Gubernur Jabar Tutup Tambang Ilegal

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Rabu, 28 Januari 2026 | 07:00 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyampaikan pernyataan penutupan total tambang ilegal demi keselamatan warga. (Dok. ppid.jabarprov.go.id)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyampaikan pernyataan penutupan total tambang ilegal demi keselamatan warga. (Dok. ppid.jabarprov.go.id)

FINACE 24 JAM - Sampai kapan warga Bogor Barat harus mempertaruhkan nyawa di lubang tambang sempit demi bertahan hidup?

Mungkinkah tragedi 11 gurandil di Gunung Pongkor menjadi titik balik perubahan ekonomi dan keselamatan masyarakat?

Tragedi meninggalnya 11 penambang ilegal di Gunung Pongkor membuka kembali realitas pahit ketergantungan warga pada tambang emas tanpa izin.

Baca Juga: PLTS 262 MWp Morowali Dapat Suntikan Sriwijaya 20 Juta Dolar AS untuk Pasokan Listrik Industri

Gas karbon monoksida di lubang berkedalaman ratusan meter merenggut nyawa para kepala keluarga dari Bogor Barat.

Tragedi Gurandil Cerminkan Ketergantungan Ekonomi Warga

Para korban berasal dari tiga kecamatan dengan tingkat kemiskinan relatif tinggi di Kabupaten Bogor.

Aktivitas gurandil selama ini menjadi pilihan terakhir karena minimnya lapangan kerja formal.

Baca Juga: Dua Pekerja Tewas Di PLTU Ketapang, Keterbukaan Informasi Korporasi Negara Dipertanyakan

Lubang tambang ilegal di luar area PT Antam tidak memiliki standar keselamatan maupun pengawasan teknis.

Respons Gubernur Jawa Barat Usai Kunjungi Keluarga Korban

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi keluarga korban di Gedung Pakuan untuk menyampaikan duka mendalam.

Ia menyebut para korban sebagai “pahlawan keluarga” yang bekerja dalam kondisi ekstrem demi masa depan anak-anak mereka.

Baca Juga: Aturan Masa Jabatan Direksi BUMN Berlaku Tanpa Pengecualian, RUPS PLN Jadi Kredibilitas Reformasi Negara

Pendekatan kemanusiaan ini menjadi dasar kebijakan lanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Alih Profesi Jadi Strategi Utama Kurangi Risiko Tambang

Dedi Mulyadi menilai solusi jangka panjang harus memutus ketergantungan warga pada tambang ilegal.

Skema alih profesi disiapkan agar warga bisa bekerja di sektor pelayanan publik dan industri lokal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X