FINANCE 24 JAM - Apakah kebocoran penerimaan negara sebenarnya jauh lebih besar dari kasus korupsi proyek pemerintah?
Mengapa KPK kini mengalihkan perhatian dari belanja negara menuju sektor pajak dan bea cukai yang selama ini jarang tersorot publik?
KPK Kini Membidik Sektor Pendapatan Negara yang Selama Ini Minim Sorotan Publik
Perubahan arah strategi pemberantasan korupsi mulai terlihat ketika Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK memberi perhatian serius pada sektor penerimaan negara.
Baca Juga: IMF Soroti Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Inflasi Global dan Ketahanan Energi Asia ke Depan
Fokus tersebut menggeser pola lama yang lebih banyak menyasar korupsi pengadaan barang dan jasa serta proyek belanja negara.
Langkah ini muncul karena sektor pajak dan kepabeanan dianggap sebagai pintu utama aliran uang negara sebelum masuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Dalam sejumlah laporan resmi, KPK menilai kebocoran penerimaan negara berpotensi jauh lebih besar dibanding korupsi belanja jika praktik manipulasi pajak dan kepabeanan berlangsung sistemik.
Korupsi pada sektor pendapatan sering tidak terlihat karena angka kerugian berbentuk potensi penerimaan yang tidak pernah tercatat.
Menindak korupsi di sektor pendapatan adalah upaya menyelamatkan kedaulatan fiskal karena setiap rupiah yang hilang berdampak langsung pada layanan publik.
Anatomi Kerentanan di Direktorat Jenderal Pajak dan Sistem Pemeriksaan Fiskal
Direktorat Jenderal Pajak menjadi salah satu titik perhatian karena proses pemeriksaan pajak membuka ruang interaksi intensif antara fiskus dan wajib pajak.
Baca Juga: Misteri Emas Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, dari Tambang Sunda Hingga Simbol Kekuasaan Pajajaran
Dalam praktiknya, proses audit pajak yang seharusnya objektif berpotensi berubah menjadi negosiasi nilai kewajiban pajak.
Situasi tersebut dapat memunculkan praktik suap untuk menurunkan nilai ketetapan pajak sebelum ditetapkan secara resmi.
Artikel Terkait
Serangan Drone Kilan Fujairah Picu Krisis Energi Baru, Indonesia Pertimbangkan Impor Migas dari AS
Langkah Besar Energi, Presiden Prabowo Dorong PLTS Nasional, Kendaraan Listrik, dan Kompor Listrik
Bahlil Lahadalia Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Lebaran Meski Harga Minyak Berfluktuasi
Program Makan Bergizi Gratis Dinilai Tepat Sasaran, Gus Miftah Minta Kesalahan Pelaksanaan Segera Diperbaiki
2 Kapal Minyak Indonesia Bersandar Di Hormuz, Pemerintah Siapkan Skenario Pasokan Energi Alternatif
Danantara Meninjau Seluruh BUMN, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola dan Nilai Ekonomi Negara
Kasus Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi Kembali Ramai Setelah Penyelidikan KPK Dimulai Lagi
Pendapatan Negara Tumbuh Namun Belanja Lebih Cepat, APBN Februari 2026 Alami Defisit Rp135,7 Triliun
Ketahanan Energi Diperkuat, Pertamina Jaga Stok BBM dan LPG Hingga Lebaran Idulfitri 2026
Mahkota Binokasih Sanghyang Pake, Simbol Kedaulatan Sunda yang Simpan Rahasia Tambang Emas