• Sabtu, 18 April 2026

Mengapa Koordinasi OJK dan Kepolisian Jadi Kunci Jaga Perbankan dari Risiko Kejahatan Finansial

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Rabu, 1 April 2026 | 17:13 WIB
Gedung OJK. Penyidikan kasus perbankan menunjukkan pentingnya kolaborasi antar lembaga penegak hukum Indonesia. (Dok. ojk.go.id)
Gedung OJK. Penyidikan kasus perbankan menunjukkan pentingnya kolaborasi antar lembaga penegak hukum Indonesia. (Dok. ojk.go.id)


FINANCE 24 JAM - Bagaimana regulator memastikan setiap dugaan pelanggaran perbankan ditindak cepat demi menjaga kepercayaan nasabah?

Seberapa aman dana masyarakat yang disimpan di bank daerah, di tengah meningkatnya risiko kejahatan finansial?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersam Polri kembali menunjukkan komitmen menjaga kredibilitas sektor perbankan melalui pengamanan tersangka kasus dugaan tindak pidana di PT BPR DCN Malang.

Baca Juga: Konflik Timur Tengah Picu Jepang Gunakan Cadangan, Seberapa Efektif Stabilkan Harga Minyak Global

Tindakan tersebut dilakukan setelah tersangka mangkir dari panggilan pemeriksaan resmi sehingga penyidik OJK meminta bantuan aparat kepolisian untuk melakukan tindakan hukum.

Pengamanan dilakukan pada Senin (10/3/2026) setelah tersangka terdeteksi berada di Jakarta dan langsung dibawa ke Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Pengawasan Ketat OJK Jaga Stabilitas dan Kepercayaan Industri Perbankan Nasional

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap korporasi jasa

keuangan terutama lembaga perbankan skala regional.

Baca Juga: Analis Kritik Strategi Energi . Saat Krisis Selat Hormuz, Ungkap Risiko Besar Ketergantungan Impor Minyak

OJK menilai penguatan pengawasan tidak hanya fokus pada kepatuhan administratif tetapi juga pencegahan potensi tindak pidana keuangan.

Langkah tegas ini diharapkan menjaga stabilitas industri perbankan sekaligus melindungi kepentingan nasabah dari potensi kerugian.

Penindakan Hukum Jadi Bagian Reformasi Tata Kelola Sektor Keuangan

Upaya paksa yang dilakukan aparat merupakan implementasi aturan perundang-undangan dalam mendukung kewenangan penyidikan OJK.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap Stabil April 2026, Ini Daftar Lengkap Harga Terbaru di SPBU Nasional

Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam penegakan hukum sektor keuangan.

"OJK mengapresiasi dukungan Kepolisian dalam membawa, menangkap, dan menahan tersangka demi kelancaran proses hukum," ujar M. Ismail Riyadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X