Strategi Belanja Negara Dipercepat Untuk Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Pendapatan negara pada Triwulan I 2026 mencapai Rp574,9 triliun atau naik 10,5 persen secara tahunan menurut laporan fiskal pemerintah.
Sementara itu belanja negara terealisasi Rp815,0 triliun sehingga defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau sekitar 0,93 persen terhadap Produk Domestik Bruto.
Purbaya menjelaskan defisit tersebut masih dalam batas aman karena pemerintah tetap menjaga disiplin fiskal di bawah ambang tiga persen PDB.
Ia menegaskan percepatan belanja dilakukan secara terencana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih awal melalui akselerasi program kementerian dan lembaga.
Baca Juga: Dilema Harga BBM Saat Subsidi Membengkak dan Harga Minyak Global Terus Bergerak Naik Tahun Ini
Penyerapan anggaran mencapai 21,2 persen pada Triwulan I 2026 atau lebih tinggi dibandingkan rata-rata historis sekitar 17 persen dari total APBN.
Reformasi Pajak dan Kepatuhan Wajib Pajak Jadi Faktor Penting
Purbaya mengatakan kenaikan penerimaan pajak juga dipengaruhi peningkatan kepatuhan wajib pajak melalui penguatan regulasi perpajakan nasional.
Ia menjelaskan pemerintah berupaya menciptakan sistem pajak berkeadilan yang memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha agar aktivitas ekonomi lebih stabil.
Baca Juga: Jaga Stok Beras Nasional Saat El Nino, Strategi Pompanisasi Hingga Tambahan Produksi Besar Disiapkan
Menurutnya langkah tersebut penting untuk menjaga kepercayaan pelaku usaha sekaligus memperluas basis penerimaan negara secara berkelanjutan.
Sebagai latar belakang, sejumlah media nasional sebelumnya melaporkan reformasi perpajakan digital menjadi fokus pemerintah untuk meningkatkan rasio pajak.
Pemerintah memastikan kebijakan fiskal tetap diarahkan menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan sepanjang tahun 2026.****
Artikel Terkait
Harga Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Pemerintah Pastikan Harga BBM Nasional Tetap Stabil Tahun Ini
Di Tengah Sanksi Barat, Peluang Indonesia Beli Minyak Rusia Jadi Sorotan Strategi Energi Nasional Tahun Ini
Harga Gula Dan Minyak Nabati Melonjak, FAO Soroti Risiko Inflasi Pangan Global Akibat Konflik Timur Tengah
Skema Kupon Koperasi Desa Merah Putih Disebut Mampu Menahan Uang Tetap Berputar di Desa
Potret Desa Adchit Al Qusayr Lebanon Selatan, Antara Tradisi Pertanian, Konflik Regional, dan Ketahanan Lokal
KPK Selidiki Dugaan Kebocoran Penerimaan Negara dari Sektor Cukai Rokok, Pengusaha Mulai Dipanggil
Pulau Kharg dan Perannya dalam Stabilitas Pasar Minyak Dunia di Tengah Ketegangan Iran Barat
Momen Haru Kepulangan Prajurit TNI dari Lebanon, Presiden Prabowo Temui Keluarga dan Beri Dukungan Moral
Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon Jadi Alarm Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian PBB Saat Ini
Strategi Investasi Saat Konflik Selat Hormuz Memanas dan Dampaknya Terhadap Ekonomi Global Serta Pasar Modal