NEWS SUMMARY:
- Soliditas kementerian dan korporasi negara ditekankan Presiden sebagai kunci memaksimalkan peluang ekonomi dari stabilitas nasional Indonesia.
- Presiden Prabowo menyebut Indonesia termasuk negara papan atas paling aman jika terjadi konflik global besar termasuk potensi Perang Dunia III.
- Special Financial Zone dirancang menjadi instrumen baru menarik arus modal dari kawasan konflik menuju Indonesia secara terukur.
FINANCE 24 JAM - Benarkah Indonesia bisa menjadi “safe haven” investasi ketika konflik global terus meningkat?
Seberapa besar peluang Indonesia memanfaatkan situasi geopolitik untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional?
Presiden RI Prabowo Subianto menilai Indonesia memiliki peluang besar menjadi tujuan investasi global karena stabilitas nasional yang relatif terjaga dibanding sejumlah kawasan konflik.
Baca Juga: Di Balik Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto Ada Strategi Besar Jaga Stabilitas Energi Ekonomi
Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi nasional bersama jajaran kabinet, pimpinan lembaga, serta pimpinan BUMN di Istana Kepresidenan, Rabu (09/04/2026).
Menurut Presiden, momentum ini harus dimanfaatkan melalui kebijakan ekonomi yang terintegrasi dan kolaboratif.
Prabowo Sebut Indonesia Berpotensi Jadi Safe Haven Investasi Global
Presiden Prabowo menilai kondisi geopolitik global justru membuka peluang baru bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi alternatif.
Baca Juga: Komitmen Prabowo Jaga Utang Negara Jadi Sinyal Positif Investor Dan Pelaku Usaha Nasional Tahun 2026
Ia menyebut faktor keamanan nasional serta stabilitas sosial menjadi alasan meningkatnya minat warga asing tinggal sementara di Indonesia.
Fenomena keberadaan warga Rusia dan Ukraina di Bali disebut sebagai contoh konkret meningkatnya kepercayaan terhadap Indonesia.
Menurutnya, faktor keamanan menjadi variabel penting dalam keputusan relokasi aset dan investasi global.
Baca Juga: Cadangan Energi Diperkuat Tambahan Kapal LPG, Pemerintah Optimistis Pasokan Aman Untuk Kebutuhan
Strategi Special Financial Zone untuk Menarik Modal dari Kawasan Konflik
Pemerintah berencana membentuk Special Financial Zone sebagai strategi mempercepat arus investasi berkualitas ke dalam negeri.
Artikel Terkait
Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen Triwulan I 2026, Sinyal Ekonomi Indonesia Mulai Pulih Lebih Kuat Tahun Ini
Ekonomi Indonesia Menguat, Penerimaan Pajak Capai Rp394,8 Triliun Pada Triwulan Pertama 2026
Pertumbuhan Ekonomi 2026 Meleset dari Target, Analis Soroti Risiko Fiskal dan Kepercayaan Investor
Sawit Ilegal Masuk Kawasan Konservasi, Pemerintah Pulihkan Ekosistem Mangrove Sumatera Utara
Ketegangan Iran dan Amerika Serikat Picu Risiko Energi Global Ini Skenario Harga Minyak Dunia Terbaru
Pasar Saham Global Waspada Konflik Iran Bisa Picu Lonjakan Harga Energi dan Volatilitas Investasi
Konsolidasi 15 BUMN Logistik Dipercepat Pemerintah, Target Satu Holding Nasional Demi Efisiensi Distribusi
BP BUMN Targetkan Holding Logistik Nasional Rampung Sebulan, Ini Strategi Transformasi Sektor Distribusi
Hoaks Motor Listrik BGN Diluruskan, Ini Jumlah Pengadaan Sebenarnya untuk Program Makan Bergizi Gratis Nasional
Prabowo Targetkan Rasio Utang Indonesia di Bawah 40 Persen, Defisit APBN Dijaga Tetap Aman Tahun 2026