ekonomi

Pernyataan Menkeu Soal APBN Jadi Sorotan Ini Dampaknya Bagi Stabilitas Ekonomi Indonesia ke Depan

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:45 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan strategi menjaga kepercayaan investor melalui stabilitas APBN Indonesia. (Dok. instagram @menkeu)

Cadangan Fiskal Pemerintah Jadi Bantalan Hadapi Ketidakpastian Global Ekonomi

Purbaya mengatakan pemerintah masih memiliki cadangan fiskal berupa saldo anggaran lebih yang dapat digunakan sebagai penyangga ketika penerimaan negara tertekan.

Baca Juga: Langkah Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan Energi dan SDM di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Ia menjelaskan bantalan fiskal tersebut memberikan fleksibilitas bagi pemerintah untuk menjaga kesinambungan belanja prioritas saat kondisi ekonomi tidak pasti.

Menurut dia, kesiapan buffer fiskal menjadi indikator penting ketahanan APBN dalam menghadapi volatilitas global.

Pertumbuhan Ekonomi Stabil Jadi Syarat Ruang Fiskal Tetap Terjaga

Purbaya menekankan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen menjadi faktor kunci agar rasio defisit terhadap PDB tetap terkendali.

Baca Juga: Prediksi Harga Minyak Global dan Risiko Resesi Dunia, Ini Analisis Lengkap dari CEO BlackRock Terbaru

Ia menyebut pertumbuhan yang stabil akan memperkuat basis pajak dan menjaga rasio utang tetap sehat.

Sebagai konteks, berbagai laporan resmi Kementerian Keuangan sebelumnya juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ekspansi ekonomi dan kehati-hatian fiskal.

Pernyataan tersebut memperlihatkan konsistensi arah kebijakan fiskal Indonesia yang tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga: Mentan Pastikan Cadangan Beras 28 Juta Ton, Ketahanan Pangan Semakin Kuat Jelang Lebaran 2026

Kombinasi disiplin fiskal, koordinasi kebijakan, serta strategi pendapatan dinilai menjadi fondasi utama menjaga stabilitas ekonomi Indonesia ke depan.****

Halaman:

Tags

Terkini