• Sabtu, 18 April 2026

Bobot Saham di MSCI Dibahas 120 Menit Luhut Targetkan Arus Modal Global Masuk Bursa Efek Indonesia

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:44 WIB
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan strategi pemerintah memperkuat fundamental ekonomi dan transparansi pasar kepada MSCI demi meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia. (Facebook.com @Luhut Binsar Pandjaitan)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan strategi pemerintah memperkuat fundamental ekonomi dan transparansi pasar kepada MSCI demi meningkatkan kepercayaan investor global terhadap Indonesia. (Facebook.com @Luhut Binsar Pandjaitan)

FINANCE 24 JAM - Mengapa pemerintah Indonesia intens melobi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait bobot saham nasional dalam indeks global?

Apakah langkah diplomasi ekonomi ini mampu meningkatkan kepercayaan investor asing terhadap pasar modal Indonesia secara berkelanjutan?

Diplomasi Ekonomi Indonesia Dorong Peningkatan Kepercayaan Investor Global

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu petinggi MSCI selama dua jam di Jakarta pada Jumat, 13 Februari 2026.

Baca Juga: Polemik Izin Tambang Tumpang Pitu Menguat, Selisih Saham 25 ke 10$ Picu Desakan Audit dan Klarifikasi

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari diplomasi ekonomi untuk memastikan pasar modal Indonesia tetap kompetitif di mata investor global.

Luhut menyebut diskusi berlangsung mendalam dan konstruktif terkait evaluasi indeks MSCI terhadap saham Indonesia.

Peran Indeks MSCI Dalam Arus Modal Asing Ke IHSG

MSCI merupakan penyedia indeks global yang menjadi acuan utama manajer investasi dalam menentukan alokasi dana portofolio internasional.

Baca Juga: Properti Jakarta Tetap Stabil, Pasokan Terbatas Jaga Harga Sewa dan Dorong Investasi Berkelanjutan

Luhut menjelaskan bahwa perubahan bobot Indonesia dalam indeks MSCI dapat memengaruhi arus investasi asing secara signifikan.

Peningkatan bobot berpotensi menarik dana global ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dan memperkuat stabilitas pasar saham domestik.

Pemerintah Perkuat Regulasi dan Transparansi Pasar Modal Nasional

Luhut menegaskan pemerintah terus memperbaiki regulasi, tata kelola, dan transparansi pasar untuk meningkatkan kepercayaan investor.

Baca Juga: Properti Jakarta Tetap Stabil, Pasokan Terbatas Jaga Harga Sewa dan Dorong Investasi Berkelanjutan

“Kami menjelaskan berbagai perbaikan fundamental ekonomi serta stabilitas makro yang dijaga pemerintah kepada MSCI,” ujar Luhut.

Ia menyatakan MSCI diharapkan memahami transformasi ekonomi Indonesia yang semakin berorientasi investasi jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X