• Sabtu, 18 April 2026

Siaga 1 TNI Mulai Berlaku Maret 2026, Ini Perintah Panglima TNI untuk Seluruh Komando Operasi

Photo Author
Tim HMN Media, Finance 24 Jam
- Selasa, 10 Maret 2026 | 17:15 WIB
Ilustrasi kesiapsiagaan TNI. TNI meningkatkan kewaspadaan nasional dengan menyiagakan personel dan alutsista di berbagai wilayah strategis setelah instruksi Panglima TNI.   (Dok. tni.mil.id)
Ilustrasi kesiapsiagaan TNI. TNI meningkatkan kewaspadaan nasional dengan menyiagakan personel dan alutsista di berbagai wilayah strategis setelah instruksi Panglima TNI. (Dok. tni.mil.id)

Objek vital yang menjadi prioritas pengamanan meliputi bandara, pelabuhan laut dan sungai, stasiun kereta api, terminal bus, serta fasilitas kelistrikan milik PLN.

Baca Juga: Program MBG Bisa Disesuaikan, Purbaya Yudhi Sadewa Soroti Risiko Defisit APBN dan Stabilitas Ekonomi

Patroli keamanan di lokasi tersebut dilakukan secara rutin untuk mencegah potensi gangguan yang dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi maupun layanan publik.

Deteksi Udara dan Pengawasan Intelijen Dilakukan Selama 24 Jam

Selain pengamanan darat, Komando Pertahanan Udara Nasional juga diperintahkan melaksanakan deteksi dini serta pengamatan udara secara berkelanjutan selama dua puluh empat jam.

Langkah tersebut bertujuan memastikan sistem pertahanan udara nasional mampu mendeteksi secara cepat setiap aktivitas udara yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah Indonesia.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman Hingga 10,8 Bulan, Produksi Padi Nasional Terus Menguat Tahun 2026

Badan Intelijen Strategis TNI juga mendapat tugas khusus untuk melakukan pemantauan perkembangan situasi di negara-negara yang terdampak konflik kawasan Timur Tengah.

Melalui jaringan atase pertahanan di luar negeri, Bais TNI diminta melakukan pendataan serta pemetaan kemungkinan rencana evakuasi warga negara Indonesia apabila diperlukan.

Pengamanan Jakarta dan Kedutaan Asing Jadi Prioritas Stabilitas Nasional

Dalam telegram tersebut, Panglima TNI juga memberikan instruksi khusus kepada Kodam Jaya Jayakarta.

Baca Juga: Jusuf Kalla Ingatkan Pemerintah Soal Prioritas di Tengah Tekanan Fiskal dan Tantangan Pertumbuhan Ekonomi

Satuan tersebut diperintahkan meningkatkan patroli keamanan di wilayah strategis Ibu Kota Jakarta.

Pengamanan difokuskan pada objek vital nasional serta kawasan kedutaan besar negara sahabat yang berada di wilayah DKI Jakarta.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi keamanan sekaligus menjaga kondusivitas ibu kota sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi nasional.

Baca Juga: Kronologi Kasus Richard Lee Hingga Ditahan Polisi Usai Laporan Dokter Detektif Soal Produk Skincare

Sebagai latar belakang, sejumlah media arus utama sebelumnya melaporkan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu perhatian berbagai negara terhadap kesiapan keamanan domestik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X