• Sabtu, 18 April 2026

Pertemuan Prabowo dan Presiden MBZ di Abu Dhabi Dorong Investasi Strategis dan Kemitraan Ekonomi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Sabtu, 28 Februari 2026 | 05:35 WIB
Presiden Prabowo disambut hangat Presiden MBZ saat kunjungan resmi ke Uni Emirat Arab sebagai bagian penguatan hubungan diplomatik lima dekade. (Dok. Bakom Pemerintah)
Presiden Prabowo disambut hangat Presiden MBZ saat kunjungan resmi ke Uni Emirat Arab sebagai bagian penguatan hubungan diplomatik lima dekade. (Dok. Bakom Pemerintah)

FINANCE  24 JAM - Seberapa besar pengaruh hubungan personal pemimpin dunia terhadap arah investasi dan ekonomi global?

Apakah kedekatan Prabowo dan MBZ dapat membuka fase baru kemitraan Indonesia–Uni Emirat Arab yang lebih strategis dan konkret?

Suasana Hangat Pertemuan Prabowo dan MBZ Warnai Diplomasi Tingkat Tinggi

Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis (26/2/2026), dalam lanjutan lawatan Timur Tengah.

Baca Juga: Dinamika Tarif Global Berubah, Indonesia Fokus Bangun Ketahanan Ekonomi dan Diversifikasi Pasar Ekspor

Keduanya terlihat saling menyapa hangat dan berbincang santai di taman istana menjelang waktu berbuka puasa, menciptakan nuansa diplomasi yang lebih personal namun tetap strategis.

Presiden MBZ menyampaikan sambutan langsung, “Terima kasih sudah datang,” sementara Presiden Prabowo membalas dengan ucapan terima kasih atas penerimaan hangat kepada delegasi Indonesia.

Pendekatan diplomasi berbasis hubungan personal menjadi salah satu karakter penting hubungan Indonesia–UEA yang berkembang stabil dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Imlek Festival 2577 Jadi Momentum Diplomasi Budaya Indonesia - Tiongkok Lewat Pertukaran Maskot Kuda Api

Pertemuan informal tersebut memperlihatkan bagaimana komunikasi antar pemimpin dapat mempercepat kesepakatan strategis tanpa mengurangi substansi pembahasan ekonomi dan investasi.

Pembahasan Investasi Energi dan Kemitraan Ekonomi Masa Depan Berkelanjutan

Menurut siaran pers resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI, pembicaraan bilateral fokus pada penguatan investasi, kerja sama energi, dan kemitraan ekonomi berkelanjutan.

UEA merupakan mitra ekonomi penting Indonesia di kawasan Teluk, khususnya dalam investasi energi, infrastruktur, serta pengembangan proyek berbasis transisi energi masa depan.

Baca Juga: Pasar Modal Hadapi Tekanan Global, Pemerintah Siapkan Reformasi Jaga Stabilitas Investasi

Momentum peringatan 50 tahun hubungan diplomatik pada 2026 menjadi landasan untuk memperluas kerja sama yang lebih luas dan substantif antara kedua negara.

Agenda tersebut sejalan dengan kebutuhan Indonesia meningkatkan arus investasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X