FINANCE 24 JAM - Mengapa dua kapal tanker Pertamina masih tertahan di Teluk Arab ketika ketegangan geopolitik meningkat di Timur Tengah?
Apakah konflik regional dapat mempengaruhi pasokan energi Indonesia yang bergantung pada jalur Selat Hormuz?
Ketegangan Timur Tengah Memengaruhi Jalur Pelayaran Energi Strategis Dunia
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali mempengaruhi jalur distribusi energi global, termasuk aktivitas pelayaran kapal tanker milik Pertamina di Teluk Arab.
Dua kapal tanker Indonesia masih berada di kawasan tersebut karena menunggu kondisi aman untuk keluar melalui Selat Hormuz yang merupakan jalur energi strategis dunia.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan proses negosiasi pembebasan kapal tersebut sedang berlangsung.
Pemerintah Optimistis Negosiasi Pembebasan Kapal Segera Rampung
Menurut Bahlil, pemerintah sedang melakukan komunikasi intensif dengan pihak terkait guna memastikan kapal Pertamina dapat keluar dari kawasan tersebut dengan aman.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Strategi Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Tekanan Pasar Global
“Ada dua kapal, dua kargo, itu masih dalam negosiasi, insyaallah sebentar lagi selesai, doakan ya,” kata Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Pernyataan ini menjadi sinyal optimisme pemerintah bahwa proses penyelesaian situasi tersebut tidak akan berlangsung lama.
Diplomasi Indonesia dengan Iran Untuk Menjaga Keamanan Pelayaran
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI sebelumnya memastikan pemerintah terus berdialog dengan otoritas Iran terkait keselamatan kapal tanker Pertamina di kawasan strategis tersebut.
Langkah diplomasi ini dilakukan karena jalur pelayaran Selat Hormuz merupakan salah satu rute distribusi energi paling vital di dunia.
Dialog diplomatik dilakukan untuk memastikan keselamatan awak kapal, keamanan kargo energi, serta kelancaran distribusi minyak mentah yang menjadi kebutuhan penting Indonesia.
Artikel Terkait
Ketahanan Pangan Indonesia Jadi Benteng Krisis Global, Presiden Prabowo Soroti Ancaman Geopolitik Dunia
Apa Fakta Di Balik Angka Rp14,5 Triliun dalam Penyelidikan OJK dan Bareskim Atas Kasus Mirae Asset
218 Jembatan Desa Diresmikan Prabowo Bukti Pemerintah Hadir Hingga Dusun Terpencil di Berbagai Daerah
Ketegangan Israel Amerika Serikat Iran Berpotensi Picu Krisis Energi Global, Ini Dampaknya Bagi Indonesia
Siaga 1 TNI Mulai Berlaku Maret 2026, Ini Perintah Panglima TNI untuk Seluruh Komando Operasi
Tambang Emas Tumpang Pitu dan Kisah Warga Pesanggaran Hadapi Perubahan Alam Serta Ekonomi Lokal
Sikap Tegas Prabowo Soal Board Of Peace Gaza Jadi Sorotan Media Internasional Dan Negara Dunia Islam
AI Semakin Canggih Menulis Berita, Namun Peran Jurnalis Tetap Penting dalam Menjaga Akurasi Informasi Publik
Pengembangan Kasus Korupsi CPO 2022, Kejagung Geledah Kantor Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika
Menkeu Purbaya Sebut Ekonomi Kuat Bantu Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Gejolak Global