FINANCE 24 JAM - Apakah pembangunan ratusan jembatan dalam waktu singkat menjadi strategi pemerataan pembangunan nasional?
Seberapa besar peran infrastruktur sederhana dalam membuka akses ekonomi masyarakat di wilayah terpencil?
Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan strategi pemerataan pembangunan melalui pembangunan infrastruktur hingga tingkat desa.
Komitmen tersebut disampaikan saat meresmikan 218 jembatan yang dibangun dalam waktu sekitar 2,5 bulan oleh satuan tugas yang dipimpin TNI.
Peresmian dilakukan secara virtual pada Senin (9/3/2026) dengan melibatkan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia yang terlibat dalam proyek tersebut.
Program pembangunan jembatan dinilai menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas wilayah terpencil.
Strategi Pemerataan Infrastruktur Nasional Hingga Desa Terpencil dan Terluar
Prabowo menyatakan pemerintah berkomitmen membangun infrastruktur hingga wilayah desa yang jauh dari pusat ekonomi.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek besar di perkotaan.
Menurutnya, infrastruktur kecil seperti jembatan desa sering menjadi faktor penentu aktivitas ekonomi masyarakat.
“Mungkin ada yang memandang jembatan kecil tidak strategis, tetapi pemerintah bangga menjawab kebutuhan rakyat kecil,” kata Prabowo.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerataan pembangunan nasional.
Artikel Terkait
Investigasi Korupsi Pajak dan Bea Cukai Menguat, KPK Soroti Potensi Kebocoran Penerimaan Negara Besar
Ilmuwan Temukan Sinyal Bahaya Lingkungan Dari Lonjakan Perak di Kawasan Laut China Selatan
Analisis Kebijakan Fiskal: Penerimaan Negara Melemah, Beban Bunga Utang APBN Semakin Membesar
Penahanan Richard Lee Jadi Sorotan Publik, Kasus Skincare, Bermula dari Laporan Dokter Detektif
Likuiditas Perbankan Ditambah Rp100 Triliun, Ini Dampaknya Bagi Kredit Usaha, KPR, dan Stabilitas Ekonomi
IHSG Masuki Fase Krusial Awal Maret 2026, Risiko Global dan Sentimen Domestik Uji Ketahanan Pasar
Purbaya Yudhi Sadewa Sebut Program MBG Bisa Disesuaikan Jika Penerimaan Negara Tidak Mencapai Target
Ketidakseimbangan Fiskal Jadi Sorotan Jusuf Kalla, Pemerintah Perlu Fokus Pada Program Prioritas Ekonomi
Pemerintah Antisipasi Kekeringan Dengan Pompanisasi Lahan Demi Menjaga Produksi Beras Nasional
Apa Fakta Di Balik Angka Rp14,5 Triliun dalam Penyelidikan OJK dan Bareskim Atas Kasus Mirae Asset