• Sabtu, 18 April 2026

4 Kapal Pertamina Beroperasi di Timur Tengah, 3 Sudah Keluar Area Konflik Dua Lainnya Menunggu Negosiasi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Rabu, 11 Maret 2026 | 16:40 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dua kapal tanker Pertamina masih berada di Teluk Arab sambil menunggu kondisi aman melintasi Selat Hormuz menuju tujuan berikutnya. (Dok. Instagram @bahlillahdalia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dua kapal tanker Pertamina masih berada di Teluk Arab sambil menunggu kondisi aman melintasi Selat Hormuz menuju tujuan berikutnya. (Dok. Instagram @bahlillahdalia)

Empat Kapal Pertamina Beroperasi Di Timur Tengah Dengan Status Berbeda

Korporasi PT Pertamina International Shipping sebelumnya melaporkan empat kapal tanker sedang beroperasi di wilayah Timur Tengah.

Baca Juga: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Migor, Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Anggota Ombudsman

Kapal Gamsunoro melakukan proses pemuatan minyak di pelabuhan Khor al Zubair di Irak sementara Pertamina Pride telah selesai memuat kargo di Ras Tanura Arab Saudi.

Adapun kapal PIS Rinjani berlabuh di Khor Fakkan Uni Emirat Arab dan PIS Paragon melakukan pembongkaran muatan minyak di Oman.

Sebagian Armada Sudah Keluar dari Area Konflik Timur Tengah

Perkembangan terbaru menyebut dua kapal Pertamina yaitu PIS Rinjani dan PIS Paragon telah meninggalkan wilayah yang sebelumnya berada dekat zona ketegangan.

Baca Juga: Ancaman Prabowo Keluar Dari Board Of Peace Gaza Dinilai Bisa Pengaruhi Sikap Negara Anggota OKI

Sementara dua kapal lainnya yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di Teluk Arab dan menunggu kondisi aman untuk melintasi Selat Hormuz.

Kedua kapal tersebut dilaporkan berada dalam kondisi aman sambil menunggu perkembangan situasi keamanan pelayaran.

Rantai Pasok Energi Indonesia Tetap Berjalan Stabil

Pejabat sementara Corporate Secretary Pertamina International Shipping Vega Pita menyatakan distribusi energi nasional tetap berjalan meski terjadi ketegangan di kawasan tersebut.

Baca Juga: Panglima TNI Instruksikan Siaga 1 Nasional, TNI Siapkan Pengamanan Strategis dan Antisipasi Dampak Konflik Global

Ia menjelaskan Pertamina Group memiliki sekitar 345 armada kapal yang mendukung distribusi energi di perairan internasional maupun wilayah Indonesia.

Armada logistik tersebut menjadi tulang punggung rantai pasok energi nasional agar pasokan minyak dan bahan bakar tetap terjaga.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X