• Sabtu, 18 April 2026

Program Kendaraan Logistik Desa Dinilai Perlu Kajian Ulang Agar Selaras Kebijakan Biodiesel Nasional

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Rabu, 11 Maret 2026 | 20:35 WIB
Mobil impor Mahindra dari India. Ombudsman RI menilai keberhasilan program logistik desa sangat bergantung pada kesesuaian teknologi kendaraan dengan kebijakan energi nasional. (Dok. mahindra.id)
Mobil impor Mahindra dari India. Ombudsman RI menilai keberhasilan program logistik desa sangat bergantung pada kesesuaian teknologi kendaraan dengan kebijakan energi nasional. (Dok. mahindra.id)

Selain memperkuat kedaulatan ekonomi nasional, produk lokal juga memiliki jaringan layanan purnajual yang lebih luas.

Distribusi Armada Logistik Desa Perlu Fokus Pada Wilayah Tertinggal

Ombudsman menilai keberhasilan program logistik desa juga sangat ditentukan oleh ketepatan sasaran distribusi armada.

Baca Juga: Harga Minyak Menuju 100 Dolar AS, Ekonom Sarankan Deregulasi Ekonomi Dan Penguatan Energi Nasional

Berdasarkan data Indeks Desa Membangun, terdapat 11.524 desa yang masuk kategori Tertinggal dan Sangat Tertinggal.

Wilayah tersebut tersebar di berbagai daerah, termasuk sekitar 3.800 desa di Papua dan 2.200 desa di Sumatera.

Selain itu terdapat 1.600 desa di Kalimantan, 1.400 desa di Sulawesi, serta 1.200 desa di Nusa Tenggara.

Baca Juga: Kasus Migor 2022 Berlanjut, Kejagung Geledah Kantor dan Rumah Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika

Yeka menilai armada logistik sebaiknya difokuskan pada wilayah tersebut agar intervensi pemerintah lebih efektif.

"Dengan kombinasi dukungan armada fisik buatan lokal untuk daerah tertinggal dan optimasi digital untuk daerah maju, kedaulatan pangan dapat terwujud efisien," kata Yeka Hendra Fatika.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X