ekonomi

Ekonomi Diperkirakan Tetap Tumbuh Kuat Tahun 2026, Ini Penjelasan Lengkap dari Menkeu Purbaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:15 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai perkantoran kawasan bisnis mencerminkan optimisme investasi domestik yang mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas lima persen. (Dok. Instagram @purbayayudhi.official)

FINANCE 24 JAM - Seberapa realistis target pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5,5% di tengah dinamika ekonomi global yang berubah cepat?

Faktor apa saja yang membuat investor tetap percaya pada stabilitas ekonomi Indonesia saat ini?

Keyakinan terhadap prospek ekonomi Indonesia 2026 kembali disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa yang menilai indikator makro ekonomi masih menunjukkan tren positif.

Baca Juga: Aktivasi Sumur Gas Bentu dan Temuan Minyak Baru Dorong Bisnis Energi Mega Persada Tumbuh Tahun Ini

Ia menyatakan ketahanan sektor perbankan, stabilitas inflasi, serta kekuatan konsumsi domestik menjadi faktor utama yang menjaga optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Purbaya menegaskan Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang baik dengan dukungan kebijakan ekonomi yang terjaga konsistensinya hingga saat ini.

Stabilitas Sistem Keuangan Jadi Penopang Utama Kepercayaan Investor Domestik

Purbaya mengatakan stabilitas sistem keuangan menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Baca Juga: Samin Tan Ditahan dalam Kasus Korupsi Tambang, Ini Langkah Penyidikan Kejaksaan Agung Selanjutnya

Ia menilai kesehatan perbankan tercermin dari rasio permodalan yang kuat serta manajemen risiko yang semakin baik dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan sistem keuangan Indonesia berada dalam posisi yang siap menghadapi potensi tekanan ekonomi global.

Koordinasi Kebijakan Fiskal dan Moneter Jaga Stabilitas Makroekonomi Indonesia

Purbaya menilai sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia menjadi kunci dalam menjaga stabilitas makroekonomi nasional.

Baca Juga: ESDM dan Kemenkeu Siapkan Jurus Baru Tingkatkan Penerimaan Negara dari Sektor Energi Nasional

Ia menjelaskan kebijakan fiskal yang terukur serta kebijakan moneter yang kredibel mampu menjaga stabilitas nilai tukar serta ekspektasi inflasi.

Koordinasi kebijakan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan kepastian usaha bagi pelaku ekonomi nasional.

Halaman:

Tags

Terkini