Ia menilai kebutuhan investasi infrastruktur masih akan terus meningkat untuk menjaga daya saing ekonomi terbesar dunia tersebut.
Baca Juga: Pemerintah Wujudkan Swasembada Protein Nasional untuk Ketahanan Pangan dan Ekonomi Maritim Indonesia
Jamie Dimon, CEO JPMorgan Chase, menegaskan belanja produktif tetap penting untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang di tengah tekanan geopolitik global.
Data korporasi menunjukkan JPMorgan Chase membukukan pendapatan 185,6 miliar Dolar AS sepanjang 2025 dengan laba bersih mencapai 57 miliar Dolar AS.
Kinerja Korporasi Perbankan Jadi Indikator Ketahanan Sektor Keuangan Global
Kinerja keuangan JPMorgan Chase dinilai menjadi indikator penting karena korporasi ini merupakan salah satu institusi keuangan terbesar dunia.
Pendapatan 185,6 miliar Dolar AS menunjukkan sektor perbankan masih relatif kuat meskipun menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
Jamie Dimon menyebut ketahanan sektor keuangan tetap perlu diimbangi kewaspadaan terhadap risiko geopolitik dan tekanan inflasi.
Peringatan tersebut memperkuat pandangan bahwa stabilitas ekonomi global saat ini sangat dipengaruhi dinamika politik, energi, dan kebijakan fiskal negara besar.****
Artikel Terkait
Pemerintah Jaga Utang Negara Maksimal 40 Persen PDB, Ekonomi Ditargetkan Tumbuh Stabil Tahun Ini 2026
Indonesia Aman Saat Dunia Bergejolak, Ini Penjelasan Prabowo dan Strategi Ekonomi Pemerintah Terbaru
Indonesia Lebih Kuat Hadapi Krisis Global Lewat Percepatan Transformasi Energi Berbasis Sumber Lokal
Rencana Pusat Finansial Khusus Indonesia Jadi Strategi Hadapi Perebutan Investasi Global di Tengah Krisis
B50 Jadi Kelanjutan Sukses Program B40, Pemerintah Optimistis Energi Terbarukan Perkuat Ekonomi Nasional
Harga Gabah Stabil Dan NTP Naik, Ini Dampak Kebijakan Pertanian Terbaru Terhadap Petani Indonesia Saat Ini
Strategi Pemerintah Jaga Pasokan LPG dari Dampak Geopolitik Global dan Gangguan Distribusi Energi Dunia
Indonesia Dinilai Aman dari Krisis Energi Global, Prabowo Soroti Kekuatan Ekonomi dan Sumber Energi
Indonesia Punya Posisi Tawar Tinggi dalam Geopolitik Dunia, Ini Penjelasan Lengkap Presiden Prabowo
Evaluasi IUP Tambang Ilegal Dipercepat, Prabowo Tekankan Kepentingan Nasional di Atas Kepentingan Kelompok