Warga menyuarakan kekhawatiran terhadap hilangnya pendapatan setelah tambang dihentikan operasionalnya.
Pemprov Jawa Barat menilai pendekatan dialog dan bantuan sosial menjadi langkah paling relevan.
Baca Juga: IHSG Rekor Awal 2026, Saham Grup Barito Dilirik Investor Global, Berkontribusi Kenaikan Indeks
Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi yang tidak jelas sumbernya.
Ia meminta warga menunggu proses resmi yang sedang berjalan sesuai mekanisme pemerintahan.
Pemprov berjanji menyampaikan perkembangan secara terbuka kepada publik.****
Artikel Terkait
Profil Timothy Ronald dan Dugaan Penipuan Kripto yang Merugikan Korban Hingga Miliaran Rupiah
Pemerintah Genjot Hilirisasi Bauksit untuk Industri Aluminium dan Tekan Defisit Neraca Pembayaran
Produksi Batu Bara PT MNC Energy Investments Capai 80% Target RKAB 2025, Siap Ekspansi di 2026
IHSG Rekor Awal 2026, Saham Grup Barito Dilirik Investor Global, Berkontribusi Kenaikan Indeks
Dari Sawit ke Forbes, Wirastuty Fangiono Raih Status Konglomerat Perempuan Termuda Indonesia
Arktik Memanas? Presiden Emmanuel Macron Putuskan Kirim Pasukan Prancis ke Greenland
Lonjakan Kekayaan Gubernur Sherly Tjoanda: Warisan, Kas Rp236 Miliar, dan Utang yang Menyusut
Investasi Swasta di Proyek Strategis Nasionap Masih Tertahan, Ini Faktor Kuncinya Kata Agus Martowardojo
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Suap KPP Madya Jakarta Utara ke Pusat DJP, 2 Direktorat Digeledah
Tambang Emas Ilegal Poboya Sulteng Dipersoalkan: 5 Fakta PETI di Balik Klaim Legal Aparat