FINANCE 24 JAM - Apakah investasi hilirisasi Indonesia masih bergantung pada sektor mineral semata?
Bagaimana pemerintah mendorong diversifikasi sektor hilirisasi untuk memperkuat ekonomi nasional pada 2025?
Pemerintah Soroti Diversifikasi Hilirisasi di Luar Sektor Mineral Nasional
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM Rosan Roeslani memaparkan perkembangan investasi hilirisasi dalam rapat kerja Komisi XII DPR RI pada 3 Februari 2026.
Baca Juga: OJK Serahkan Dua Pengurus Investree ke Kejaksaan, Kasus Dana Ilegal 2017–2023 Tahap Penuntutan
Rosan Roeslani menyatakan sektor mineral masih mendominasi investasi hilirisasi nasional sepanjang 2025.
Namun pemerintah mencatat pertumbuhan sektor hilirisasi non-mineral sebagai sinyal positif diversifikasi ekonomi nasional.
Menurut Rosan Roeslani, pertumbuhan hilirisasi non-mineral menunjukkan potensi pengembangan industri manufaktur berbasis sumber daya domestik.
Baca Juga: Risiko Turun Kelas Emerging Market Bayangi Indonesia Usai MSCI Soroti Transparansi Free Float Saham
Pemerintah mendorong investasi pada sektor kimia, pertanian, dan industri berbasis energi untuk memperkuat struktur ekonomi nasional.
Diversifikasi sektor hilirisasi dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap komoditas tertentu.
Kementerian Investasi dan Hilirisasi menargetkan penguatan rantai pasok industri hilirisasi non-mineral pada 2026.
Baca Juga: Risiko Turun Kelas Emerging Market Bayangi Indonesia Usai MSCI Soroti Transparansi Free Float Saham
Rosan Roeslani menegaskan kebijakan investasi diarahkan pada nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja.
Pemerintah menilai diversifikasi sektor akan meningkatkan stabilitas ekonomi jangka panjang.
Artikel Terkait
Data BPS Ungkap Inflasi Pangan Turun Tajam Dari 6,21 Persen Akhir 2025 ke 1,14 Persen Januari 2026
Restrukturisasi Washington Post Pangkas Karyawan dan Tutup Desk Utama Demi Efisiensi Operasional
Target Lifting Migas 2026 Dipercepat Melalui CEO Forum SKK Migas Bersama Korporasi Global
Fakta.Tambang Emas Tumpang Pitu Terungkap, Dari 2012 Hingga Perubahan Saham Korporasi Tambang
Harga Ekspor CPO Dipangkas 50 Persen Pemerintah Kejar Transfer Pricing Korporasi Besar Nasional
Ketahanan Energi Jadi Prioritas, Prabowo Tingkatkan Cadangan BBM Nasional Menjadi Tiga Bulan
Sektor Manufaktur Tumbuh 5,4 Persen Sepanjang 2025 Jadi Motor Utama Perekonomian Nasional Menurut Data Resmi BPS
RKAB 2026 Batasi Produksi Batubara, Stabilitas Harga Berhadapan dengan Ancaman PHK Massal
Risiko Turun Kelas Emerging Market Bayangi Indonesia Usai MSCI Soroti Transparansi Free Float Saham
OJK Serahkan Dua Pengurus Investree ke Kejaksaan, Kasus Dana Ilegal 2017–2023 Tahap Penuntutan