Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga Brent pada Januari 2026 yang tercatat sekitar 64 Dolar AS per barel.
Kenaikan tersebut menjadi faktor utama yang biasanya memicu penyesuaian harga BBM di berbagai negara.
Namun pemerintah memilih menjaga daya beli masyarakat dengan tidak menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.
Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman dan Masyarakat Diminta Tenang
Sebelumnya pemerintah melalui koordinasi lintas kementerian memastikan pasokan energi nasional dalam kondisi aman.
Keputusan ini diambil setelah rapat bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Pertamina.
Kebijakan tersebut juga disebut mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik.
Pemerintah juga meminta masyarakat tidak terpengaruh spekulasi kenaikan harga BBM yang beredar di ruang publik.****
Artikel Terkait
Geopolitik Timur Tengah Memanas, Selat Hormuz Terganggu dan Cadangan BBM Hanya Aman 20 Hari
Analis Kritik Strategi Energi . Saat Krisis Selat Hormuz, Ungkap Risiko Besar Ketergantungan Impor Minyak
Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Refocusing Anggaran Kementerian untuk Tingkatkan Efektivitas Belanja Negara
Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap Stabil April 2026, Ini Daftar Lengkap Harga Terbaru di SPBU Nasional
Subsidi BBM Bengkak, Kajian INDEF Sebut Kendaraan Listrik Bisa Pangkas Beban Energi Hingga 85 Persen
Konflik Timur Tengah Picu Jepang Gunakan Cadangan, Seberapa Efektif Stabilkan Harga Minyak Global
Mengapa Koordinasi OJK dan Kepolisian Jadi Kunci Jaga Perbankan dari Risiko Kejahatan Finansial
Prabowo Terima Anwar Ibrahim, Bahas Stabilitas Kawasan ASEAN Hadapi Geopolitik dan Ketidakpastian Ekonomi
Indonesia Jepang Perkuat Kemitraan Ekonomi Fokus Investasi Energi Terbarukan dan Manufaktur Bernilai Tambah
Prabowo Pulang dari Asia Timur Bawa Komitmen Investasi Besar, Ini Sektor Prioritas yang Akan Dikembangkan