FINANCE 24JAM - Apakah stabilitas nasional benar-benar menjadi kunci utama pertumbuhan ekonomi inklusif Indonesia di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan penuh tantangan?
Bagaimana peran sinergi pemerintah dan aparat keamanan memastikan kepastian hukum sekaligus menjaga kepercayaan investor dan pelaku usaha dalam negeri?
Stabilitas Nasional Jadi Fondasi Utama Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan Indonesia
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan stabilitas nasional merupakan fondasi utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri forum panel Rapat Pimpinan POLRI bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Koperasi di Jakarta pada 11 Februari 2026.
Menurut Purbaya, stabilitas yang terjaga akan memperkuat pertumbuhan ekonomi domestik serta meningkatkan kepercayaan pelaku usaha terhadap kepastian kebijakan pemerintah.
Kolaborasi Polri dan Pemerintah Dorong Iklim Investasi Lebih Kondusif
Purbaya menjelaskan stabilitas nasional yang dinamis memerlukan dukungan berbagai program pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Baca Juga: Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Ia menekankan pertumbuhan ekonomi tinggi harus disertai kepastian hukum tegas agar investasi dapat berkembang dan mendorong pemerataan kesejahteraan.
“Selama bisa menjaga pertumbuhan dan stabilisasi ekonomi domestik, kita tidak perlu takut negara akan morat marit,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.
Kanal Debottlenecking Investasi Perkuat Kepercayaan Pelaku Usaha Domestik Nasional
Pemerintah telah menciptakan kanal debottlenecking untuk mempermudah iklim investasi dan mengatasi hambatan yang mengganggu aktivitas bisnis di Indonesia.
Baca Juga: MOJANG Jadi Modul Literasi Keuangan Targetkan Generasi Muda Bijak Kelola Utang dan Reputasi Kredit
Purbaya mengajak institusi POLRI bergabung dalam upaya ini agar mampu berkontribusi mengatasi hambatan sektor bisnis serta meningkatkan kepercayaan investor.
Ia menyatakan koordinasi lanjutan dengan POLRI diperlukan agar setiap permasalahan di lapangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan efektif.
Artikel Terkait
Jeff Bezos dan Transformasi Washington Post 2013-2026 Ungkap Strategi Digital Industri Media
Rp40,5 Miliar Disita dari Safe House Skandal Korupsi Bea Cukai dan Enam Tersangka Ditetapkan KPK
KPK Soroti Risiko Korupsi Industri Nikel dari Perizinan Tambang Hingga Ekspor Berdasarkan Kajian
Aksi Protes Palestina di Australia Meluas ke Puluhan Kota Saat Presiden Israel Isaac Herzog Knjungan
Gejolak IHSG: Presiden Prabowo Marah, Evaluasi Bursa, dan Sorotan Anomali Saham di Pasar Modal
Batas Investasi Saham Asuransi Naik Hingga 20 Persen, IFG Progress Ingatkan Risiko Konsentrasi
MOJANG Jadi Modul Literasi Keuangan Targetkan Generasi Muda Bijak Kelola Utang dan Reputasi Kredit
Polemik Anggaran KKP: Pinjaman Inggris Terungkap, Kemenkeu Tuntut Belanja Dorong Industri Galangan
Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Komitmen Hukum Tambang Ilegal Menguat, Peringatan Awal Presiden Disebut Susno Duadji untuk Oknum Aparat