Data Fundamental Perbankan Indonesia Dinilai Masih Terjaga Kuat
Berdasarkan data OJK, rasio kecukupan modal perbankan nasional berada di atas ketentuan minimum dan likuiditas dinilai memadai untuk menopang pertumbuhan kredit.
Baca Juga: Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Dian Ediana Rae menyatakan, “Secara struktural dan fundamental perbankan Indonesia masih baik dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” dikutip dari situs resmi OJK.
Bank Indonesia dalam laporan stabilitas sistem keuangan menyebut ketahanan sektor perbankan tetap solid dengan dukungan pertumbuhan kredit dan kualitas aset terjaga.
OJK dan KSSK optimistis dialog dengan Moody’s akan menjaga kepercayaan investor serta stabilitas sistem keuangan Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.****
Artikel Terkait
KPK Soroti Risiko Korupsi Industri Nikel dari Perizinan Tambang Hingga Ekspor Berdasarkan Kajian
Aksi Protes Palestina di Australia Meluas ke Puluhan Kota Saat Presiden Israel Isaac Herzog Knjungan
Gejolak IHSG: Presiden Prabowo Marah, Evaluasi Bursa, dan Sorotan Anomali Saham di Pasar Modal
Batas Investasi Saham Asuransi Naik Hingga 20 Persen, IFG Progress Ingatkan Risiko Konsentrasi
MOJANG Jadi Modul Literasi Keuangan Targetkan Generasi Muda Bijak Kelola Utang dan Reputasi Kredit
Polemik Anggaran KKP: Pinjaman Inggris Terungkap, Kemenkeu Tuntut Belanja Dorong Industri Galangan
Cadangan Mineral Strategis Bisa Dorong Ekonomi Indonesia Tembus 8 Persen Jika Hilirisasi Dipercepat
Komitmen Hukum Tambang Ilegal Menguat, Peringatan Awal Presiden Disebut Susno Duadji untuk Oknum Aparat
Menkeu Soroti Stabilitas Nasional dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dengan Anggaran Polri Naik 5,7 Persen
Pemerintah Telusuri 4 Surat MSCI yang Disebut Diabaikan, Dampaknya ke IHSG dan Kepercayaan Investor Global