FINANCE 24 JAM - Bagaimana Danantara dapat menjadi jembatan investasi global menuju peluang domestik Indonesia?
Apakah strategi kemitraan ini mampu menstabilkan aliran modal asing?
Danantara Jadi Fokus Investor Global untuk Kemitraan Jangka Panjang
Investor internasional kini tidak hanya mencari return cepat, tetapi juga kemitraan jangka panjang, dan Danantara Indonesia menjadi sorotan utama.
Baca Juga: Polemik IPPKH Tambang Emas Gunung Tumpang Pitu, Revisi Keputusan Bupati Banyuwangi Jadi Sorotan
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menekankan bahwa keberadaan Danantara memberikan peluang bagi investor besar untuk bermitra strategis secara global.
Pembentukan Danantara dianggap sejalan dengan praktik sovereign wealth fund di negara lain, sehingga menarik minat modal asing untuk berinvestasi melalui kemitraan.
Kepercayaan Investor Didorong Oleh Kepastian Hukum dan Sistem Transparan
Dalam pertemuan di Washington DC, Pandu menyebut bahwa investor global mengapresiasi upaya pemerintah memperkuat sistem hukum, yang dianggap fundamental untuk investasi jangka panjang.
Baca Juga: Dana Pihak Ketiga Naik 15,66 Persen, Bank Syariah Indonesia Incar Pasar Global, Perlu Hati-Hati
“Mereka sangat apresiasi bahasa yang Bapak Presiden tekankan mengenai penguatan legal system, certainty of legal system,” ujar Pandu, Sabtu (21/2/2026).
Kepastian hukum membuat risiko investasi lebih terukur dan stabil, sekaligus meningkatkan confidence investor terhadap pasar modal domestik.
Strategi Partnership Meningkatkan Daya Tarik Pasar Modal Indonesia
Danantara memposisikan diri sebagai jembatan strategis antara modal global dan peluang investasi domestik, sehingga menjadi solusi bagi investor yang mengutamakan kemitraan berkelanjutan.
Baca Juga: Investasi 20 Miliar Dolar AS Freeport, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi dan Hilirisasi Indonesia
Investor kini cenderung mencari skema kemitraan, bukan sekadar investasi langsung, dan Danantara menjadi platform untuk mewujudkannya.
Langkah ini diharapkan memperkuat likuiditas pasar modal, sekaligus mempromosikan sektor strategis Indonesia ke skala global.
Artikel Terkait
Pencabutan Izin 28 Korporasi Kehutanan Berujung Penguasaan Lahan Ribuan Ha oleh Satgas PKH
Toko Perhiasan Tiffany & Co Disegel Di Jakarta, Ini Penjelasan Dugaan Pelanggaran Administrasi Impor
Langkah Strategis Prabowo Subianto: Indonesia Ambil Peran Kunci dalam Pasukan Stabilisasi Gaza
Laba PLN Melonjak 130 Persen, Bisakah Kinerja Keuangan Bertahan Tanpa Subsidi APBN Ratusan Triliun
Promedia Group Jajaki Kolaborasi Strategis dengan TNI AD untuk Publikasi Program Pembangunan Nasional
Investasi 20 Miliar Dolar AS Freeport, Apa Dampaknya Bagi Ekonomi dan Hilirisasi Indonesia
IHSG Berpeluang Bangkit, Proyeksi Inflow 70 Miliar Dolar AS Uji Kepercayaan Pasar Modal Indonesia
Dana Pihak Ketiga Naik 15,66 Persen, Bank Syariah Indonesia Incar Pasar Global, Perlu Hati-Hati
Polemik IPPKH Tambang Emas Gunung Tumpang Pitu, Revisi Keputusan Bupati Banyuwangi Jadi Sorotan
Pemerintah Perkuat Posisi Freeport Indonesia dan Proyeksikan Produksi Tembaga Maksimal Tahun 2035