• Sabtu, 18 April 2026

Kasus Tambang Emas Tumpang Pitu Banyuwangi Kembali Ramai Setelah Penyelidikan KPK Dimulai Lagi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Sabtu, 7 Maret 2026 | 07:45 WIB
Ilustrasi aktivitas tambang emas. Aktivitas kawasan tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi yang kini menjadi sorotan setelah KPK mendalami dugaan pelanggaran hukum dalam proses perizinan tambang.  (Dok. Kreasi Dola AI)
Ilustrasi aktivitas tambang emas. Aktivitas kawasan tambang emas Tumpang Pitu Banyuwangi yang kini menjadi sorotan setelah KPK mendalami dugaan pelanggaran hukum dalam proses perizinan tambang. (Dok. Kreasi Dola AI)

Dugaan Peralihan Izin Tambang dari IMN ke BSI Disorot

Peralihan IUP OP dari PT Indo Multi Niaga ke PT Bumi Suksesindo menjadi salah satu titik penting yang kini dianalisis secara mendalam oleh penyelidik.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Stok BBM Nasional Aman Meski 2 Kapal Minyak Indonesia Bersandar di Selat Hormuz

Kebijakan tersebut sebelumnya ditandatangani oleh Abdullah Azwar Anas ketika menjabat sebagai Bupati Banyuwangi dalam periode pemerintahannya.

Menurut Ance Prasetyo, perubahan izin itu dinilai memiliki sejumlah aspek yang memerlukan klarifikasi hukum lebih lanjut.

Ia menilai proses tersebut perlu diuji secara transparan agar publik memperoleh kepastian mengenai legalitas dan prosedur administratif yang dijalankan.

Baca Juga: Penutupan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Energi Nasional, Cadangan BBM Aman untuk 20 Hari Saja

“Pendalaman masih dilakukan untuk mengetahui peran pihak lain dalam lingkaran kebijakan yang mengatur peralihan izin tambang tersebut,” kata Ance.

Dugaan Aliran Dana Suap dalam Proses Kebijakan Tambang

Selain dugaan pelanggaran administratif, penyelidikan juga mengarah pada indikasi adanya aliran dana yang diduga terkait proses kebijakan perizinan tambang.

Kelompok Pegiat Anti Korupsi menyebutkan bahwa dugaan tersebut muncul setelah tim mereka melakukan penelusuran data dan dokumen terkait.

Baca Juga: Dugaan Insider Trading Dan Wash Sale Diselidiki, OJK Bersama Bareskrim Geledah Kantor Sekuritas PT MASI

Ance Prasetyo menyatakan informasi mengenai dugaan aliran dana tersebut telah disampaikan kepada KPK dalam komunikasi sebelumnya.

“Informasi dugaan suap yang tim kami temukan juga dikonfirmasi oleh KPK, dan saat ini aliran dana tersebut disebut telah terlacak,” ujarnya.

Namun ia menegaskan sebagian rincian masih belum dapat dibuka ke publik demi menjaga integritas proses hukum yang berjalan.

Baca Juga: Menteri ESDM Tegaskan Harga BBM Subsidi Aman Hingga Lebaran Meski Gejolak Harga Minyak Dunia Meningkat

Dukungan Masyarakat Sipil Dorong Transparansi Tata Kelola Pertambangan

Kasus tambang emas Tumpang Pitu bukan pertama kali menjadi perhatian publik karena proyek ini sejak lama memiliki dampak ekonomi dan lingkungan besar bagi kawasan Banyuwangi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X