• Sabtu, 18 April 2026

KPK Ingatkan Risiko Tambang Rakyat Saat ANTAM Jadi Pembeli Hasil Tambang, Transparansi Jadi Kunci

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Selasa, 24 Februari 2026 | 13:10 WIB
Aktivitas PT Antam. Pertemuan strategis KPK dan ANTAM membahas keseimbangan antara keuntungan bisnis, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan pertambangan nasional. (Dok. antam.com)
Aktivitas PT Antam. Pertemuan strategis KPK dan ANTAM membahas keseimbangan antara keuntungan bisnis, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan pertambangan nasional. (Dok. antam.com)

FINANCE 24 JAM - Apakah tambang rakyat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat kecil atau justru dikuasai elite lokal?

Saat korporasi negara masuk sebagai pembeli hasil tambang rakyat, siapa yang memastikan keuntungan tidak berhenti pada segelintir penguasa lahan?

KPK Awasi Strategi Antam Jadi Offtaker Tambang Rakyat Nasional

Komisi Pemberantasan Korupsi menaruh perhatian serius terhadap rencana PT Aneka Tambang Tbk menjadi offtaker hasil tambang rakyat di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Bareskrim Sita Puluhan Kilogram Emas, Kasus Tambang Ilegal Rp25,8 Triliun Masuk Tahap Penelusuran Pemodal

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan kebijakan tersebut harus disertai mitigasi risiko ketat agar tidak dimanfaatkan kelompok yang selama ini menguasai wilayah pertambangan rakyat.

Menurut Setyo Budiyanto, pengawasan diperlukan karena sejumlah wilayah tambang rakyat secara faktual masih berada di bawah kendali kelompok tertentu.

Ia menyampaikan peringatan tersebut dalam audiensi bersama manajemen korporasi ANTAM di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: First Gold Pour Proyek Emas Pani Resmi Dimulai, Korporasi Tambang Masuki Era Produksi Baru Strategis

Risiko Penguasaan Lahan Tambang Rakyat Oleh Kelompok Tertentu Daerah

KPK menilai masuknya korporasi negara sebagai pembeli hasil tambang rakyat berpotensi menciptakan dampak ekonomi besar apabila tata kelola tidak diperkuat sejak awal.

Setyo Budiyanto menyatakan kebijakan ekonomi yang tidak diawasi berisiko memperkuat dominasi pihak tertentu sehingga masyarakat lokal tetap berada di posisi lemah.

“Ini harus disikapi serius agar tidak merugikan dan dimanfaatkan untuk kepentingan segelintir pihak,” ujar Setyo Budiyanto.

Baca Juga: Mengapa Sertifikasi Halal Tidak Bisa Dinegosiasikan Meski Tekanan Dagang Global Terus Meningkat

Temuan KPK menunjukkan praktik penguasaan lahan tambang rakyat masih terjadi di sejumlah daerah meski regulasi pertambangan rakyat bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Antam Gandeng KPK Perkuat Mitigasi Risiko Hukum Dan Tata Kelola

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk Untung Budiharto mengakui transformasi korporasi menghadapi tekanan makroekonomi global, dinamika geopolitik, serta regulasi sektor minerba yang semakin kompleks.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X