• Sabtu, 18 April 2026

Eks Bos BUMN Diingatkan Soal Akuntabilitas Hukum Pengelolaan Aset Negara Bernilai Triliunan Dolar AS

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Selasa, 3 Februari 2026 | 19:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato terkait akuntabilitas eks pimpinan BUMN dan aset negara 1,04 triliun Dolar AS. (Dok. Bakom Pemerintah)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato terkait akuntabilitas eks pimpinan BUMN dan aset negara 1,04 triliun Dolar AS. (Dok. Bakom Pemerintah)

FIANACE 24 JAM - Mengapa stabilitas nasional menjadi isu sentral dalam pidato Presiden Prabowo Subianto terbaru?

Apakah konsolidasi aset negara dan kritik terhadap demonstrasi memiliki keterkaitan strategis dalam agenda pemerintahan saat ini?

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya stabilitas nasional, etika demokrasi, dan integritas pengelolaan aset negara dalam pidato yang mendapat perhatian luas publik.

Baca Juga: Saham Anjlok Hingga 2 Digit, Danantara Sebut Koreksi Terjadi pada Emiten dengan Valuasi Terlalu Tinggi

Kritik Terhadap Demonstrasi dan Ancaman Disrupsi Nasional

Prabowo menyampaikan bahwa demokrasi tidak boleh dijalankan dengan cara yang membahayakan keselamatan masyarakat luas.

Ia menilai sebagian aksi demonstrasi memiliki kecenderungan mendorong kekacauan sosial dan instabilitas ekonomi nasional.

Presiden menegaskan bahwa perbedaan pendapat harus disalurkan melalui mekanisme konstitusional yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Pedagang Pasar Minggu Jual Daging Sapi Rp135.000 Per Kg, Pasokan RPH Aman Hingga Lebaran

Isu Pengaruh Asing dalam Dinamika Domestik Nasional

Dalam pidatonya, Prabowo menyatakan adanya kelompok yang diduga memiliki afiliasi kepentingan asing.

Ia mengingatkan bahwa kedaulatan nasional harus dijaga dari intervensi tidak langsung melalui konflik sosial.

Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pengalaman global negara berkembang menghadapi tekanan geopolitik.

Baca Juga: 313 WPR Direncanakan Terbit 2026, Kementerian ESDM Fokus Kendalikan Tambang Rakyat dan Lingkungan

Konsolidasi Aset Negara Sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi

Prabowo menjelaskan pembentukan Sovereign Wealth Fund bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Total aset sebesar 1,04 triliun Dolar AS dikelola dalam satu sistem terintegrasi untuk efisiensi jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X