FINANCE 24 JAM - Benarkah penyanyi Denada memiliki tiga orang anak seperti rumor yang ramai beredar di media sosial?
Mengapa ia sampai mengancam jalur hukum terhadap pihak yang menyebarkan kabar tersebut dan apa dampaknya bagi publik serta ekosistem informasi digital?
Klarifikasi Resmi Denada Bantah Isu Memiliki Tiga Orang Anak
Penyanyi Denada menegaskan hanya memiliki dua anak kandung dan membantah keras rumor memiliki tiga anak yang beredar di media sosial.
Baca Juga: Warisan Agus Widjojo dalam Dimensi Pemikiran Militer dan Demokrasi Kontemporer Modern
Klarifikasi ini disampaikan melalui manajemen Denada pada Minggu, 8 Februari 2026, untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak benar dan menyesatkan.
Manajemen menyebut kabar tersebut mengandung unsur fitnah dan meminta publik menghentikan penyebaran informasi tanpa verifikasi demi menjaga akurasi informasi.
Denada melalui pernyataan resmi menyatakan dua anaknya adalah Resa Rosano dan Aisha sehingga rumor tambahan anak lain dipastikan tidak berdasar.
Baca Juga: Pengadaan EDC BRI Rp2,1 Triliun Diselidiki KPK, Publik Tunggu Transparansi dan Penegakan Hukum
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredar narasi dari sejumlah pihak yang mengklaim Denada memiliki anak lain di luar dua anak yang diketahui publik.
Pihak manajemen menekankan bahwa informasi yang tidak diverifikasi berpotensi merusak reputasi serta menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Manajemen Denada Rilis Pernyataan Tegas Terkait Informasi Menyesatkan Publik
Manajemen Denada merilis pernyataan resmi yang menyebut rumor tersebut tidak benar, menyesatkan, dan mengandung unsur fitnah terhadap klien mereka.
Baca Juga: Video Komedi Jadi Bukti, Pemeriksaan Pandji di Polda Metro Jaya Berlangsung Cair dan Bersahabat
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Denada hanya memiliki dua anak kandung dan tidak pernah mengumumkan adanya anak lain kepada publik.
Manajemen mengimbau masyarakat dan pengguna media sosial untuk menghentikan spekulasi serta memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya lebih lanjut.
Artikel Terkait
Hilirisasi Sumbang 30,2 Persen Total Nasional, Kawasan Timur Semakin Strategis Bagi Investor Global
APBI Protes RKAB 2026 Dipotong Besar, ESDM Gunakan PNBP Sebagai Acuan Penentuan Produksi
Target 70 Ribu Polisi Hutan Dikejar Setelah Temukan 4 Juta Hektare Sawit Ilegal di Kawasan Konservasi
Data Februari 2026: 64 Persen Tambang di Kawasan Hutan Tanpa Izin, Satgas Mulai Kuasai Ribuan Hs
MSCI dan Rp50 Triliun Skandal Pasar Modal Jadi Alarm Reformasi Tata Kelola Ekonomi Saat Ini
Blok Mineral Kritis 55 Negara Dibentuk, AS Targetkan Stabilitas Pasokan Teknologi dan Energi Global
Kasus Korupsi Rp2,7 Triliun, Audit BPK dan Red Notice Riza Chalid Jadi Kunci untuk.Penegakan Hukum
KPK Usut Dugaan Korupsi EDC BRI Rp2,1 Triliun, Hendri Satrio Minta Pelaku Dihukum Tanpa Kompromi
Pernyataan Pandji Usai Diperiksa Polisi Terkait Komedi dan Laporan Dugaan Penghinaan Adat Toraja
Didik J Rachbini Jelaskan Peran Agus Widjojo dalam Reformasi Militer dan Pemikiran Strategis Nasional