Sebanyak 11 warga negara Indonesia sebelumnya telah menjalani proses hukum di Malaysia sebelum dipulangkan ke Indonesia untuk proses hukum lanjutan.
Baca Juga: Mengapa Sertifikasi Halal Tidak Bisa Dinegosiasikan Meski Tekanan Dagang Global Terus Meningkat
Polisi kembali menangkap satu tersangka baru yang diduga berperan dalam pengangkutan logistik penyelundupan pasir timah ilegal tersebut.
Kerugian Negara Puluhan Miliar Hingga Ancaman Pencucian Uang Terungkap
Kerugian negara dari 18 kali transaksi diperkirakan mencapai Rp54 miliar dengan asumsi harga pasir timah sebesar Rp400.000 per kilogram.
Namun secara nasional, kerugian akibat ekspor timah ilegal diperkirakan mencapai Rp22 triliun setiap tahun berdasarkan data investigasi sektor pertambangan.
Para tersangka dijerat Pasal 158 dan Pasal 161 Undang-Undang Minerba serta akan dikenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang untuk menelusuri aliran dana.
Kepolisian menilai pendekatan TPPU penting karena keuntungan ilegal biasanya disembunyikan melalui aset properti maupun investasi bisnis.
Kasus ini memperkuat perhatian pemerintah terhadap tata kelola timah nasional yang selama ini menghadapi persoalan tambang ilegal dan kebocoran penerimaan negara.
Baca Juga: Operasi Satgas PKH Ungkap Pelanggaran Tambang Nikel Kawasan Hutan Maluku Utara
Pengawasan Industri Timah Nasional Jadi Sorotan Pemerintah dan Pelaku Usaha
Korporasi pertambangan nasional sebelumnya telah memperingatkan meningkatnya aktivitas tambang ilegal yang mengganggu stabilitas harga dan rantai pasok global.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam situs resminya menyebut tata kelola mineral strategis harus diperkuat melalui digitalisasi produksi dan pengawasan ekspor.
Praktik ilegal berulang menunjukkan lemahnya integrasi pengawasan laut dan pertambangan darat.
Baca Juga: AS Masuk Tambang, 2 Skema Investasi Mineral Strategis Disiapkan Pasca Kesepakatan Prabowo - Trump
Pemberantasan harus menyasar jaringan pembiayaan agar efek jera muncul serta mencegah munculnya operator baru di lapangan.
Artikel Terkait
Indonesia Antisipasi Kebijakan Tarif Baru AS Demi Menjaga Daya Saing Ekspor Nasional Ke Pasar Global
Purbaya Desak Bersihkan Saham Gorengan BEI Demi Lindungi Investor Muda dan Stabilitas Pasar Modal
Mengapa Uni Emirat Arab Jadi Mitra Strategis Elon Musk dalam Kembangkan Teknologi Masa Depan
Bahlil Ungkap 3 Jalur Investasi Tambang untuk AS, Hilirisasi Mineral Tetap Jadi Syarat Utama Investasi
Di Balik Pembelian 50 Pesawat Boeing, ni Arah Baru Kebijakan Ekonomi Indonesia Bersama AS
Tambang Emas Pani Masuk Fase Produksi Komersial, Momentum Pertumbuhan Korporasi Tambang Modern
BEI Ungkap 8 Korporasi Masuk Pipeline IPO, Mengapa Hingga Februari Belum Ada Pencatatan Saham Baru
PPATK Bongkar Transaksi Mencurigakan, Polri Perluas Penyidikan TPPU Tambang Ilegal Lintas Wilayah
Biaya Perbankan Syariah Jadi Sorotan, Isu Utama Bukan Mahal Tetapi Keadilan Sistem Keuangan
KPK Ingatkan Risiko Tambang Rakyat Saat ANTAM Jadi Pembeli Hasil Tambang, Transparansi Jadi Kunci