FINANCE 24 JAM - Apa dampak penghentian impor BBM terhadap harga energi dan stabilitas ekonomi nasional?
Mampukah Indonesia mencapai swasembada energi tanpa mengguncang sektor industri dan transportasi?
Presiden Prabowo Subianto menargetkan penghentian impor BBM secara bertahap sebagai bagian dari strategi besar swasembada energi nasional.
Baca Juga: Imlek Festival Nasional 2026 Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Toleransi dan Identitas Kebangsaan
Kebijakan tersebut disampaikan kepada Dewan Energi Nasional usai pelantikan anggota DEN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Ketua Harian DEN Bahlil Lahadalia menyebut kebijakan ini dirancang untuk memperkuat ketahanan nasional sekaligus mengurangi tekanan fiskal akibat impor energi.
Ketergantungan Impor BBM dan Tekanan Terhadap Neraca Perdagangan
Indonesia masih mengimpor sekitar 30 juta kiloliter BBM per tahun, yang berdampak signifikan terhadap neraca perdagangan.
Baca Juga: OECD Sebut Pajak Global Bocor Ratusan Miliar, Penghindaran PPN Terjadi dalam Ekonomi Digital
Impor BBM menjadi salah satu penyumbang utama defisit transaksi berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut data Kementerian ESDM, ketergantungan ini membuat ekonomi rentan terhadap fluktuasi harga energi global.
Cadangan Energi Nasional Dinilai Masih Rentan Terhadap Krisis Global
Cadangan BBM nasional yang hanya mencukupi 21 hari dinilai belum memadai menghadapi risiko geopolitik global.
Baca Juga: Indonesia Kendalikan Produksi Nikel, Harga Global Merangkak Naik dari Level 15.000 Dolar AS
Bahlil Lahadalia menegaskan peningkatan cadangan menjadi tiga bulan adalah langkah mitigasi risiko nasional.
“Kita harus siap menghadapi gangguan pasokan global dengan cadangan yang kuat,” ujar Bahlil.
Artikel Terkait
Stok Aman Dan Harga Stabil Nasional, Pemerintah Klaim Pangan Terkendali Jelang Ramadan
Kemenkeu Tegaskan Hoaks Isu Menkeu Purbaya Ditipu Korporasi Bank Himbara Soal Dana Rp200 T
Gas Karbon Monoksida Renggut 11 Nyawa Gurandil di Pongkor, Gubernur Jabar Tutup Tambang Ilegal
Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan 80 Persen Ekonomi RI Ditentukan Domestik Bukan Faktor Global
Langkah Tegas ESDM Cabut IUP Tambang Dinilai Perkuat Pengawasan dan Tata Kelola Lingkungan
Kapolri Tegaskan Independensi, Wacana Menteri Kepolisian Dinilai Picu Dualisme Kepemimpinan
Dari 514 Juta Ton Batu Bara Hingga 2,2 Juta Ton Nikel, Peran Strategis Indonesia di Pasar Internasional
Isu Reshuffle Kabinet 2026 Menguat, Istana Tegaskan Evaluasi Kinerja Menteri Masih Berjalan Hingga Januari
Produksi Nikel Dikurangi, Pemerintah Indonesia Jaga Posisi Tawar Indonesia di Pasar Global
CORE: Tanpa Kerja Sama Global, Penghindaran PPN Akan Terus Berulang dan Sulit Dikendalikan