• Sabtu, 18 April 2026

Energi Hijau Berbasis Pertanian Diperkuat, Mentan Amran Masuk Dewan Energi Nasional Awal 2026

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Kamis, 29 Januari 2026 | 18:30 WIB
Mentan Amran menyampaikan komitmen penguatan energi hijau berbasis pertanian setelah resmi masuk Dewan Energi Nasional 2026. (Dok. Kementan)
Mentan Amran menyampaikan komitmen penguatan energi hijau berbasis pertanian setelah resmi masuk Dewan Energi Nasional 2026. (Dok. Kementan)

FINANCE 24 JAM  - Bisakah petani menjadi aktor utama dalam agenda transisi energi hijau Indonesia?

Apakah pengembangan biofuel berbasis pertanian mampu menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi impor energi fosil nasional?

Energi Hijau Berbasis Pertanian Dinilai Perluas Manfaat Ekonomi Petani

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (DEN) resmi menjadi anggota Dewan Energi Nasional pada 28 Januari 2026.

Baca Juga: Pemerintah Ambil Alih 1 Juta Ha Lahan dari 28 Korporasi Bermasalah Melalui Danantara Nasional

Pelantikan dilakukan Presiden Prabowo Subianto berdasarkan Keppres Nomor 134P Tahun 2026 dan Keppres Nomor 6P Tahun 2026.

Langkah ini menandai penguatan peran sektor pertanian dalam kebijakan energi nasional jangka panjang.

Biofuel Pertanian Perluas Rantai Nilai Ekonomi

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan energi hijau berbasis pertanian berpotensi memperluas pendapatan petani.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan Penghentian Impor BBM Bertahap Demi Swasembada Energi Nasional 2026

Komoditas biofuel dinilai mampu menciptakan permintaan baru yang stabil di tingkat hulu.

“Energi hijau dari pertanian memberi nilai tambah ekonomi langsung bagi petani,” ujar Amran.

Pengembangan bioenergi mendorong diversifikasi pasar hasil pertanian nasional.

Baca Juga: Imlek Festival Nasional 2026 Jadi Strategi Pemerintah Perkuat Toleransi dan Identitas Kebangsaan

Kementerian Pertanian mencatat lebih dari 16 juta petani berpotensi terlibat dalam rantai pasok bioenergi.

Sawit Tebu dan Singkong Jadi Andalan Energi

Kelapa sawit dan tebu saat ini menjadi tulang punggung biofuel nasional, program biodiesel berbasis CPO telah berjalan konsisten sejak implementasi B30.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X