• Sabtu, 18 April 2026

Bahlil Ungkap 3 Jalur Investasi Tambang untuk AS, Hilirisasi Mineral Tetap Jadi Syarat Utama Investasi

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Senin, 23 Februari 2026 | 12:45 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan dua skema investasi tambang bagi korporasi Amerika Serikat sebagai bagian strategi hilirisasi mineral Indonesia memperkuat rantai pasok global energi masa depan.   (Facebook.com @Bahlil Lahadalia)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan dua skema investasi tambang bagi korporasi Amerika Serikat sebagai bagian strategi hilirisasi mineral Indonesia memperkuat rantai pasok global energi masa depan. (Facebook.com @Bahlil Lahadalia)

Model tersebut kini diperluas ke komoditas strategis lain termasuk emas dan logam tanah jarang yang dibutuhkan industri teknologi modern.

Baca Juga: ART Indonesia - Amerika Serikat Jadi Ujian Strategi Ekonomi Nasional di Tengah Persaingan Global Modern

Model Freeport Jadi Referensi Integrasi Tambang dengan Industri Hilir Nasional

Pemerintah menilai keberhasilan PT Freeport Indonesia membangun fasilitas pemurnian tembaga menjadi contoh integrasi tambang dan industri hilir nasional.

Smelter Gresik meningkatkan nilai tambah mineral sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja langsung dan tidak langsung di sektor industri pendukung.

Menurut data korporasi, fasilitas tersebut memiliki kapasitas pemurnian sekitar 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Baca Juga: Tarif Trump Dibatalkan MA AS, Prabowo Tegaskan Siap Hadapi Ketidakpastian Perdagangan Global Baru

Pendekatan serupa diharapkan diterapkan pada pengembangan mineral kritis guna mendukung ekosistem kendaraan listrik dan energi bersih Indonesia.

Strategi ini juga dinilai mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama rantai pasok energi global masa depan.

Investasi Mineral Kritis Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Industri Energi Masa Depan

International Energy Agency (IEA) mencatat permintaan global mineral kritis diperkirakan meningkat hingga empat kali lipat pada 2040 seiring transisi energi dunia.

Baca Juga: OJK Respons Kritik Pemerintah Tentang Mahalnya Layanan Bank Syariah dan Tantangan Efisiensi

Laporan Bl menunjukkan kebutuhan nikel dan tembaga melonjak akibat percepatan produksi kendaraan listrik global.

Dalam pernyataan resmi Kementerian ESDM, pemerintah menargetkan hilirisasi mampu meningkatkan kontribusi sektor mineral terhadap Produk Domestik Bruto sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan industri baru di daerah tambang.

Bahlil menegaskan kerja sama dengan Amerika Serikat bukan sekadar investasi tambang, tetapi bagian dari strategi membangun ekosistem industri nasional yang berkelanjutan dan kompetitif secara global.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X