Model tersebut kini diperluas ke komoditas strategis lain termasuk emas dan logam tanah jarang yang dibutuhkan industri teknologi modern.
Model Freeport Jadi Referensi Integrasi Tambang dengan Industri Hilir Nasional
Pemerintah menilai keberhasilan PT Freeport Indonesia membangun fasilitas pemurnian tembaga menjadi contoh integrasi tambang dan industri hilir nasional.
Smelter Gresik meningkatkan nilai tambah mineral sekaligus menyerap ribuan tenaga kerja langsung dan tidak langsung di sektor industri pendukung.
Menurut data korporasi, fasilitas tersebut memiliki kapasitas pemurnian sekitar 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.
Baca Juga: Tarif Trump Dibatalkan MA AS, Prabowo Tegaskan Siap Hadapi Ketidakpastian Perdagangan Global Baru
Pendekatan serupa diharapkan diterapkan pada pengembangan mineral kritis guna mendukung ekosistem kendaraan listrik dan energi bersih Indonesia.
Strategi ini juga dinilai mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama rantai pasok energi global masa depan.
Investasi Mineral Kritis Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Industri Energi Masa Depan
International Energy Agency (IEA) mencatat permintaan global mineral kritis diperkirakan meningkat hingga empat kali lipat pada 2040 seiring transisi energi dunia.
Baca Juga: OJK Respons Kritik Pemerintah Tentang Mahalnya Layanan Bank Syariah dan Tantangan Efisiensi
Laporan Bl menunjukkan kebutuhan nikel dan tembaga melonjak akibat percepatan produksi kendaraan listrik global.
Dalam pernyataan resmi Kementerian ESDM, pemerintah menargetkan hilirisasi mampu meningkatkan kontribusi sektor mineral terhadap Produk Domestik Bruto sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan industri baru di daerah tambang.
Bahlil menegaskan kerja sama dengan Amerika Serikat bukan sekadar investasi tambang, tetapi bagian dari strategi membangun ekosistem industri nasional yang berkelanjutan dan kompetitif secara global.****
Artikel Terkait
Indonesia Buka Ekspor ke Pasar Amerika Serikat dengan Tarif Nol Persen untuk 1.819 Pos Produk
Mendes Yandri Susanto Sebut Kekayaan Korporasi Ritel Terlalu Besar, Perlu Penguatan Ekonomi Kopdes
Korporasi Global Puji Kepastian Hukum dan Konsistensi Kebijakan Indonesia dalam Pertemuan Strategis
Perjanjian Dagang Indonesia - AS Sorot Ketimpangan Akses Pasar dan Tantangan Ketahanan Pangan Nasional
Putusan MA AS Picu Kebijakan Tarif Baru Trump, Bagaimana Strategi Indonesia Jaga Stabilitas Ekspor Nasional
Indonesia Antisipasi Kebijakan Tarif Baru AS Demi Menjaga Daya Saing Ekspor Nasional Ke Pasar Global
Bank Syariah Dinilai Kurang Efisien, OJK Ungkap Penyebab Struktur Biaya Tinggi Keuangan Syariah
Walhi Soroti Risiko Ekologis Jika Kontra Freeport Diperpanjang Hingga Cadangan Mineral Habis Sepenuhnya
Purbaya Desak Bersihkan Saham Gorengan BEI Demi Lindungi Investor Muda dan Stabilitas Pasar Modal
Mengapa Uni Emirat Arab Jadi Mitra Strategis Elon Musk dalam Kembangkan Teknologi Masa Depan