• Sabtu, 18 April 2026

Merger Rio Tinto dan Glencore: Ambisi Tembaga Global dengan Valuasi Hingga Dolar AS 260 Miliar

Photo Author
Tim 24 Jam News, Finance 24 Jam
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 09:50 WIB
Aktivitas tambang tembaga menjadi sorotan utama dalam rencana merger strategis Rio Tinto dan Glencore (Dok. riotinto.com)
Aktivitas tambang tembaga menjadi sorotan utama dalam rencana merger strategis Rio Tinto dan Glencore (Dok. riotinto.com)

Rio Tinto secara konsisten menegaskan komitmen keluar dari bisnis batu bara.

Glencore, di sisi lain, menyatakan pendekatan transisi bertahap terhadap energi fosil.

Perbedaan strategi ini menjadi tantangan tata kelola utama.

Baca Juga: Lonjakan 126% Kekayaan Low Tuck Kwong, Raja Batu Bara Kini Pegang Aset Dolar AS 27,4 Miliar

CEO Glencore Gary Nagle menyatakan seluruh aset akan dievaluasi berdasarkan nilai jangka panjang.

Dalam pernyataan resmi, ia menegaskan keputusan akan mengedepankan kepentingan pemegang saham.

Nagle juga menekankan pentingnya disiplin modal.

Baca Juga: MEJA Bidik Pendapatan Baru dari Tambang Batubara 11.640 Hektare di Provinsi Sumatera Selatan

Tenggat Regulasi dan Pandangan Analis

Aturan pengambilalihan Inggris menetapkan tenggat hingga 5 Februari 2026.

Rio Tinto wajib mengumumkan niat pasti atau menarik diri dari rencana merger.

Ketentuan ini memberi kepastian hukum bagi pasar.

Baca Juga: Keberadaan Riza Chalid Terungkap: Data Imigrasi Catat di Malaysia Sejak Februari 2025

Analis dari Morgan Stanley menyebut risiko eksekusi tetap tinggi dalam transaksi berskala besar.

Namun, potensi sinergi tembaga dinilai dapat menciptakan nilai jangka panjang.

Keputusan akhir akan sangat dipengaruhi kondisi pasar dan regulasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X