Baca Juga: Tekanan Fiskal Meningkat: Defisit APBN 2025 Melebar di Tengah Lesunya Pajak
Menurut data International Energy Agency, permintaan tembaga global diperkirakan naik lebih dari 40 persen hingga 2035.
Tekanan pasokan inilah yang mendorong konsolidasi korporasi tambang dunia.
Merger Rio Tinto dan Glencore dinilai sebagai cerminan tren tersebut.****
Artikel Terkait
Donald Trump Batalkan Transaksi Chip Rampung 2024, Korporasi Terkait Tiongkok Kena Divestasi
Ekspor Bauksit Disorot, Kejati Kalimantan Barat Lanjutkan Penggeledahan KSOP Ketapang
70.000 Ton Batu Bara PETI di Kaltim Diamankan, Pemerintah Siapkan Proses Lelang Aset Negara
Wacana Amerika Beli Greenland Lagi: 4 Isu Kunci Soal Militer, Sumber Daya, dan Kedaulatan
Presiden Donald Trump Pangkas Keterlibatan Global, AS Resmi Keluar dari 66 Organisasi Dunia
Defisit APBD 2026 Dipangkas, Pemda Diminta Menkeu Purbaya Yudhi Fokus Belanja Produktif
Rp11.620 Triliun di Awal 2026, Miliarder Teknologi Elon Musk Cetak Rekor Baru Kapitalisme Global
BBTN Rampungkan Spin-off UUS Rp5,56 Triliun, Kontribusi Laba 23,51 Persen Perkuat Stabilitas Keuangan
Menkeu Purbaya Tegaskan Penertiban Korporasi Baja Tiongkok Diduga Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Data BNPB dan BMKG Ungkap Akar Bencana Sumatera: Hujan Ekstrem Bertemu Deforestasi 157 Ribu Hektare